pengalaman pertamaku melahirkan seorang bayi dengan operasi yang disetujui oleh ibu mertuaku beserta suamiku di saat aku berada di ruang vk bersalin rumah sakit ternama di kabupaten tempat suamiku dan aku tinggal
ayahku menikah bersama wanita lain di hadapan ibu dan diriku tanpa memikirkan perasaan kami berdua
labih tepatnya bertiga karena ibuku sedang mengandung adikku
malam itu suara benda pecah sangat jelas terdengar, pecahan dimana mana dan ibuku mengajakku pergi bersama adikku yang masih di kandungan
di tengah hujan deras dan badai yang seakan akan menunggu kematian kami bertiga dan malam itu juga diriku sudah hilang