TERORIA
  • WpView
    Reads 119
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 17, 2019
Ketika suatu malam, gelapnya suasana. ratusan aksi berjalan dengan kelabu, semenit kemudian berubah menjadi pecahan embun yang menutupi arah puncak. Topeng Chifa kemudian terbuka, dia tidak takut menyingkirkan target, tak segan-segan menekan rebana jantung. Tidak kalah, dia akan selalu waspada dengan keberadaan mata.
All Rights Reserved
#861
friend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dark Friend
  • Bloody 13
  • Gadis dibalik Jendela
  • Mini CreepyPasta
  • Ketika Kita Terjaga
  • A Speck of Light | Hamada Asahi ✔️
  • ❬ ✓ ❭ Here and There
  • The Secret of Ice Girl [Selesai]
  • Tunangan sang protagonis

Sekolah merupakan sasaran kami nanti malam. Ini usul temanku. Ketika salah satu dari kami bercerita di malam hari, angin yang berhembus kencang menyebabkan lilin mati, gelap seketika. Begitu lilin menyala, kulihat genangan merah dengan bau anyir. Rupanya salah satu dari kami telah pergi lebih dulu. Aku tidak ingin menjadi yang berikutnya. Pelakunya di antara kami? mana mungkin...

More details
WpActionLinkContent Guidelines