Dari Kiran Untuk Revan (END)

Dari Kiran Untuk Revan (END)

  • WpView
    Membaca 4,484
  • WpVote
    Vote 859
  • WpPart
    Bab 26
WpMetadataReadLengkap Kam, Agt 6, 2020
Rachella Kirania. ML., seorang gadis yang hidupnya selalu dipenuhi kesendirian, selalu merasa tidak dibutuhkan oleh kedua orang tuanya, sampai membuatnya frustrasi hidup di dunia. Kiran bukan tidak ingin bergaul, ia hanya tidak ingin jika dimanfaatkan saja. Ia tahu jika orang di sekitarnya hanya ingin memanfaatkan kekayaan yang ia dapat dari kedua orang tuanya. Hingga akhirnya, ia bertemu dengan seorang lelaki yang membuat hidupnya lebih berarti, dan mampu membawanya keluar dari dunia kesendirian. Namun suatu hari, Kiran harus berada dalam situasi sulit, yang membuatnya berada dalam sebuah pilihan. Akankah Kiran memilih tetap bertahan dan berjuang? Ataukah, ia memilih menyerah tanpa sebuah perjuangan? "Hidup sendiri bukanlah sebuah keinginan, itu merupakan situasi yang kamu masuki karena sebuah alasan. Memilih sendiri di saat orang lain hanya ingin memanfaatkanmu, itu adalah pilihan terakhir di saat kamu berada di titik paling rendah untuk bertahan." ~ R. Kirania. ML. ~
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#18
kiran
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • EPIPHANY
  • Amour (COMPLETE)
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • PILIHAN
  • Innocent Captivate Girl [HIATUS]
  • KARINALTHA
  • Perihal Sandwich(End)
  • Jangan Jatuh Cinta Padaku (OnGoing)
  • AFKARA [END]
  • ELGITA  (TERBIT)
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan