Story cover for BROKEN HEROINE by zulfairyy
BROKEN HEROINE
  • WpView
    Reads 2,744
  • WpVote
    Votes 486
  • WpPart
    Parts 25
  • WpView
    Reads 2,744
  • WpVote
    Votes 486
  • WpPart
    Parts 25
Ongoing, First published Oct 12, 2019
Cewek gokil yang labil, cermin tua dan wajah-wajah di dalamnya, mantan yang ternyata bukan mantannya, Mamah yang misterius, kota yang berkarat, dunia yang berbeda, dan takdir besar yang gagal ia pikul. 

"Gimana kalo dia dopplegaenger lo, Lila? Gimana? Lo tau kan apa cerita orang tentang soal dopplegaenger? Kalau elo sampe ketemu kembaran elu di dunia ini, itu pertanda celaka. Bisa aja lo mati... sebentar lagi...."
.
Kulihat gambaran menyilaukan tentang kota-kota yang tinggi dan gang-gang sempit sesak berlika-liku. Rumah-rumah rendah berdinding batu abu-abu, berdesakan saling menempel satu sama lain. Kabut yang menggantung kelabu. Bunga berlonceng banyak tumbuh di sela-sela balok kayu besar yang ditumpuk tinggi. Ornamen kayu dan logam dan kaki-kaki baja, atap tembaga dengan sekrup berbaris. Pelataran lebar dengan tiang-tiang melengkung berhias pola lingkar dan spiral keperakan. Pegas-pegas berderit ketika gerbong-gerbong gemuk melintas lewat. Semua pemandangan itu bergumul melingkari sebuah mata menara dengan korona spiral di tengahnya yang saling mengait membuka seperti rana kamera tua.

Langit berbintang kusam, ditingkahi kelebat-kelebat sesuatu seperti kunang-kunang. Sebuah kubangan lebar...keruh...berisi pantulan wajahku. 

Sosok Kamael jatuh dengan suara berdebam tak jauh dariku. Pipiku mendadak dingin oleh desiran angin yang samar berbau seperti garam dan karat. Malam menerkam tiba-tiba, memaksa mataku beradaptasi.

Di mana aku?
All Rights Reserved
Sign up to add BROKEN HEROINE to your library and receive updates
or
#50religion
Content Guidelines
You may also like
The Outcast Next Generation : Heroes of Dimension by DajoGunz
22 parts Complete
Lima ratus tahun kemudian, di sebuah kota besar tempat bukit monument kepergian Demon Lords berada, Mereka ber enam pun berdiri memandang batu besar itu, seragam sekolah mereka semua berbeda dan menandakan mereka datang dari tempat yang berbeda, persamaan nya adalah semuanya berasal dari ras manusia, setelah lama berdiri di depan monument, mereka pun saling melihat satu sama lain sambil tersenyum dan tanpa ke enam nya sadari air mata mereka mengalir dengan sendirinya. "Loh...kenapa ini....aku menangis ? dan perasaan apa ini ?" Pikir mereka kaget sambil tersenyum dan heran karena air mata mereka keluar dengan sendirinya. Kemudian datang pasangan suami istri, datang menuju monument. Pasangan suami istri itu berteriak sambil melambai ke arah semua anak sma yang berdiri di depan monument dan ke enam anak sma yang berasal dari sekolah berlainan itu pun menoleh, mengusap air mata mereka, kemudian berbalik karena di panggil. "Papa..Mama (ke empat anak perempuan)..Ayah.. ibu (ke dua anak laki2)......." Semuanya menjawab panggilan pasangan suami istri paruh baya itu dengan serentak. "Eh...kok kalian juga jawab ?" Mereka saling bertanya satu sama lain dengan serempak. Kemudian mereka kebingungan karena masing2 dari mereka merasa baru saling bertemu hari itu. "Kok rasanya terasa akrab dengan mereka ya, padahal baru hari ini ketemu...." Pikir mereka semua dalam hati, kemudian mereka pun tersadar mereka belum mengetahui nama masing2. "Oh ya perkenalkan, nama aku......" Kata Semuanya serempak sambil tersenyum. Dan awal kisah baru pun di mulai.
It's World. (ON GOING) by ririzdewi45
20 parts Complete Mature
Risih. Itu yang dia rasakan sekarang, di umurnya yang masih terbilang sangat kecil itu, sudah sering sekali mendengar pertengkaran antara dua orang dia sayangi, yaitu, Ayah dan Bunda nya. Menangis? Tentu tidak. Dia hanya menatap dengan penuh tanda tanya di pikiran nya. Entah sampai kapan ini akan terjadi di kehidupannya. Pergi. Hanya itu yang kakak beradik itu pikirkan, pergi dari pertengkaran kedua orang tuanya. "Kita cerai!!! " Teriak Ayah seketika membuat mata kaka beradik itu melotot. "Oke kita cerai! Saya udah muak dengan kelakuan mas! Tapi, anak anak ikut dengan saya! " Balas Bunda tak kalah marah. "Gak yah! Gak bun! Kalian gak boleh cerai! Kalian masih punya anak kecil yang butuh kasih sayang! " Sela kaka tertua dari mereka bertiga. "Udahlah Farel! Lagian kamu bukan anak kandung ayah kamu ini, jadi gak usah ngehalang halangin dia! " Jawab bunda tidak mengalihkan pandangan nya. "Bunda kamu benar. Kamu tidak usah larang kami. Dan untuk Sayang, dia akan bahagia pastinya. " Jawab ayah penuh penekanan. "Bukan masalah kami berdua Bun, Yah. Marina sama kak Farel udah gede, bisa jaga diri. Tapi kalo Sayang? Dia masih dalam masa pertumbuhan. Dan Bunda. Aku, Sayang, sama Kak Farel emang beda bapak. Bukan berarti Kak Farel gak berhak larang kalian toh? " Jelas Marina hendak mengurungkan niatan kedua orang tuanya. "Kita akan tetap cerai! " Jawab Ayah yang di lajutkan kepergian nya. Apa yang ada dipikiran kalian? Sesuatu yang indah? Bahkan ini mimpi buruk yang ingin segera bangun dari tidur. Tapi apa? Ini keyataannya.
You may also like
Slide 1 of 9
Sepenggal Cerita Hidup cover
BUNGA KEMBALI cover
I HATE YOU KOMANDAN!!! {END} ✓ cover
Transmigrasi si Bulat [END] cover
The Outcast Next Generation : Heroes of Dimension cover
Taste Of Love cover
It's World. (ON GOING) cover
The Honeymoon Is Over [FIN] cover
Permainan Takdir [TAMAT] cover

Sepenggal Cerita Hidup

10 parts Ongoing

Kisah hidup dalam satu lembar, antologi cerpen beragam genre. *Update setiap hari kamis *Jika ada kendala atau masalah kemungkinan akan telat update, namun akan nail usahakan. Maaf, bila telat update*