We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
my Life With My Boy's

my Life With My Boy's

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 12, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Tagsraraa
pasti kalian merasakan bagaimana rasanya dijadikan pelmpiasan seseotang sangat sakit kan ya itulah yg ku rasakan saat semua orang disekitarku melampiaskan nya kepadaku aku sudah lelah akan hidup ini tetapi saat seorang lelaki yg bernama revano mulai hadir dlm hari hari ku ku rasa hidupku serasa lebih tenang dia baik kita mulai berteman tapi disitulah kita bersahabat dida selalu menyemangatiku kita selalu bersenang senang bersama dan disirulah aku mulai merasakan ada sebuah perasaan dlm. diriku namun disitulah bencana mulai terjadi lagi aku harap semua pemderitaan ini terhentikan atau aku sajda yg menghilang dari dunia ini JAN LUPA BACA YA GUYS MAAF KALO JELEK ATAU GA MENARIK AKU BARI PERTAMA BIKIN HHE JAN LUPA VOTMEN YAAA SEE U GUYS✌😇
All Rights Reserved
#7
raraa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hate Me Past, Not Now
  • IBU MERTUA ADALAH MAUT ( TAEKOOK VKOOK ) part 2
  • The Mafia
  • pernah yang tak kan terulang kembali(love story from the author)
  • Mencintai Dalam Diam
  • you change my world(COMPLETED)
  • aza
  • blackwhite
  • We Found You [Sunoo Harem]

Kegilaan ini terjadi begitu saja, saat keluarganya memaksa Lara pulang untuk mengeklaim warisan yang di tinggalkan oleh orang tuanya karena meninggal akibat kecelakaan. Itu semua di luar prediksi, teman Lara pun kaget Karena wanita itu malah berpesta liar di bar bahkan sebelum seminggu kematian orang tuanya. "Lo bener-bener gila!" Lara, "I'am." "Lo kesini cuman ngambil warisan, dan lo gak keliatan berduka. Gak usah jauh-jauh berduka, lo bahkan gak repot ngedrama sedih di pemakaman. Lo--ah! Ini bikin branding lo jelek dimata semua orang," "Gue bukan owner skincare!" "Out of the topic, bitch!" "I don't fucking care, pusing amat mikir reputasi. Gimanapun gue, gak ngaruh juga, they still hate me. Jadi percuma pencitraan, yang ada rugi tenaga gue!" "Durhaka banget jadi anak, gitu juga orang tua lo!" Lara tidak peduli, kembali meminum sloki di tangannya, "Anak mereka 'Dia' doang, sejak kapan gue jadi anak. Jadi, stop gue gak mau bahas apapun lagi, it's time to party!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines