Story cover for Down Upon A Geisha by cheryl-wyatt
Down Upon A Geisha
  • WpView
    LECTURES 404
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Chapitres 8
  • WpView
    LECTURES 404
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Chapitres 8
En cours d'écriture, Publié initialement oct. 14, 2019
Contenu pour adultes
Ocha, tiba-tiba dijemput dengan limusin mahal di perkampungan kumuh desanya, dipaksa menjadi seorang Geisha di pedalaman kota Kyoto yang jauh dari kata modern, dan harus mau menerima kenyataan memiliki seorang danna (pemilik) seperti Mizuo Akai, petinggi Yakuza yang ternyata pemegang informasi keberadaan orangtuanya.

Mizuo Akai yakin jika dengan menjadi danna bagi gadis itu, ia akan memiliki gadis itu tanpa izin dari siapapun, tanpa batas, tanpa penolakan dan bahkan tanpa cinta.

---

This story contains Mature Content!!
CW 2019 Copyrights
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Down Upon A Geisha à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
BUTTERFLY BLUE, écrit par BukiNyan
17 chapitres En cours d'écriture Contenu pour adultes
[Fanfiction tahun 2016. Namun, ditulis kembali tahun 2025] [⚠️🔞 Strong Sexual Content: Konten Seksual yang Kuat. Ini menunjukkan adanya adegan atau dialog yang bersifat seksual, yang mungkin eksplisit atau implisit.] Di balik gemerlap cahaya kota Jepang yang memabukkan, tersembunyi bayang-bayang kegelapan yang mengintai: narkoba, Yakuza, dan perdagangan manusia. Di dalam tembok Asrama St. Konoha, Hinata Hyuuga menjadi saksi bisu dari pesta-pesta liar yang melibatkan narkoba dan seks bebas, sebuah dunia yang begitu jauh dari prinsip-prinsip yang ia pegang erat. Hinata, yang selama ini melindungi dirinya dengan dinding kesederhanaan dan kehati-hatian, perlahan menyaksikan dunianya runtuh. Teman-temannya-orang-orang yang seharusnya menjadi tempat ia bersandar-terjerat dalam lingkaran dosa yang tak terhindarkan, menghancurkan kepercayaan yang pernah ia berikan. Namun, kekejaman tak berhenti di situ. Dalam sekejap yang tak terduga, Hinata menjadi korban dari pengkhianatan yang tak termaafkan. Ketika utang narkoba teman-temannya melampaui batas, Hinata dijual sebagai alat pelunasan. Tubuhnya menjadi barang dagangan, sementara jiwanya terkoyak oleh rasa sakit yang tak terlukiskan. Di tangan orang-orang yang tak mengenal belas kasih, Hinata terseret ke dalam labirin gelap yang penuh dengan dosa dan kebejatan. Ia yang dulunya mencari perlindungan di balik tembok asrama kini menjadi tawanan di tengah dunia yang dipenuhi kekerasan, penghinaan, dan keputusasaan. Akankah ia menemukan secercah cahaya di tengah kegelapan, atau justru tenggelam lebih dalam pada jurang kehancuran?
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 8
BUTTERFLY BLUE cover
隠岐 熱血篇 (Oki Nekketsu-hen Season 1) cover
SCARS cover
Sukuna no Musume [Kimetsu no Yaiba] cover
My Yakuza Boyfriend cover
Our Spring (slow update) cover
Veil of Lies [END] cover
First love?#pamu cover

BUTTERFLY BLUE

17 chapitres En cours d'écriture Contenu pour adultes

[Fanfiction tahun 2016. Namun, ditulis kembali tahun 2025] [⚠️🔞 Strong Sexual Content: Konten Seksual yang Kuat. Ini menunjukkan adanya adegan atau dialog yang bersifat seksual, yang mungkin eksplisit atau implisit.] Di balik gemerlap cahaya kota Jepang yang memabukkan, tersembunyi bayang-bayang kegelapan yang mengintai: narkoba, Yakuza, dan perdagangan manusia. Di dalam tembok Asrama St. Konoha, Hinata Hyuuga menjadi saksi bisu dari pesta-pesta liar yang melibatkan narkoba dan seks bebas, sebuah dunia yang begitu jauh dari prinsip-prinsip yang ia pegang erat. Hinata, yang selama ini melindungi dirinya dengan dinding kesederhanaan dan kehati-hatian, perlahan menyaksikan dunianya runtuh. Teman-temannya-orang-orang yang seharusnya menjadi tempat ia bersandar-terjerat dalam lingkaran dosa yang tak terhindarkan, menghancurkan kepercayaan yang pernah ia berikan. Namun, kekejaman tak berhenti di situ. Dalam sekejap yang tak terduga, Hinata menjadi korban dari pengkhianatan yang tak termaafkan. Ketika utang narkoba teman-temannya melampaui batas, Hinata dijual sebagai alat pelunasan. Tubuhnya menjadi barang dagangan, sementara jiwanya terkoyak oleh rasa sakit yang tak terlukiskan. Di tangan orang-orang yang tak mengenal belas kasih, Hinata terseret ke dalam labirin gelap yang penuh dengan dosa dan kebejatan. Ia yang dulunya mencari perlindungan di balik tembok asrama kini menjadi tawanan di tengah dunia yang dipenuhi kekerasan, penghinaan, dan keputusasaan. Akankah ia menemukan secercah cahaya di tengah kegelapan, atau justru tenggelam lebih dalam pada jurang kehancuran?