Story cover for Romeo by Rirariru
Romeo
  • WpView
    LECTURAS 18,395
  • WpVote
    Votos 537
  • WpPart
    Partes 24
  • WpView
    LECTURAS 18,395
  • WpVote
    Votos 537
  • WpPart
    Partes 24
Continúa, Has publicado oct 14, 2019
Contenido adulto
Queen menampilkan wajah kecewa karna kenikmatannya di renggut. Romeo terkekeh.
"Lo mau gue lanjutin?" tanya Romeo.

Queen menganggukkan kepalanya.
"Lo mau gue ngerusak diri lo?" Romeo kembali bertanya seraya menaikkan sebelah alisnya.

Queen tertegun. Ia tersadar apa yang barusan ia lakukan dengan Romeo. Seketika rona merah menjalar dari pipi hingga ke telinga cewek itu.

"Dasar mesum...!!" Queen berteriak.

"Tapi lo menikmati kan" cetus Romeo sambil tertawa kecil.

•
•
•
•

Penasaran?? Yuk baca!

Ps: Alur lambat
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Romeo a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
SHAKARA (END) de cuddlyrala
34 partes Continúa
shaka diam-diam masuk ke kamar yoana. langkahnya ringan, nyaris tanpa suara. dalam remang cahaya kamar, ia mendekat dan perlahan duduk di sisi ranjang. tanpa berkata apa-apa, ia menunduk dan menyentuh bibir yoana dengan lembut. yoana yang awalnya terlelap, terbangun oleh sentuhan asing di bibirnya. matanya terbuka perlahan-dan ia mendapati shaka di sana, menatapnya dalam-dalam sambil terus menyentuh bibirnya. "mmh..." yoana berusaha mendorong tubuh shaka pelan, kebingungan dengan situasi itu. namun shaka justru bergeser, kini duduk di antara kedua lutut yoana, membuat geraknya terbatas. matanya tajam menatap mata yoana yang penuh tanya dan cemas. "yoana..." bisiknya lirih, "gue cuma pengen ngambil kembali sesuatu yang harusnya milik gue." yoana menggeleng cepat, napasnya tercekat. ia tak bisa berkata apa-apa. °°°°° shaka menarik napas dalam-dalam, lalu menunduk. ia meletakkan kedua tangannya di sisi kaki yoana, lalu menundukkan kepala hingga menyentuh lantai. suaranya rendah, nyaris seperti doa. "izinin gue buat masuk ke dalam hati lo..." yoana tetap diam, tatapannya kosong. ia belum sepenuhnya paham maksud shaka. "dan izinin gue... buat bahagiain lo," ucapnya lirih, nyaris tak terdengar. yoana menunduk. lama. lalu perlahan, ia mengangguk pelan. hanya satu anggukan, tapi cukup untuk membuat dada shaka terasa hangat. mau tau kelanjutannya ga? kalo mau ikuti akun ku dan kalian bisa baca deh start: 24-02-2025 finished:7-11-2025
The Ducibella 【End】 de dailymeeee
33 partes Concluida
"Bisa gak berhenti ngerokok?" Suara Lea terdengar ringan, tapi sorot matanya menyimpan keteguhan. Alfan berdiri menyandar di motornya, satu tangan memegang rokok, asap melayang malas di udara. Tatapannya turun pelan ke arah Lea, seperti sedang menilai apakah pertanyaannya layak dijawab. "Gak." Jawabnya singkat, datar-tapi justru itu yang bikin suara itu terdengar dalam dan berbahaya. Lea menghela napas. "Bisa, kalau lo mau." Alfan tertawa kecil, bukan karena lucu. Lebih ke tawa dingin, berbahaya, kayak singa yang diganggu pas lagi malas. "Masalahnya," katanya sambil membuang rokok ke tanah, menginjaknya perlahan dengan sepatu, "gue gak pernah punya kemauan buat berhenti dari sesuatu yang nikmat." Lea menatapnya, masih mencoba logika. "Terus lo maunya apa?" Alfan maju. Satu langkah. Dua langkah. Sampai Lea harus mendongak. Sampai napasnya kehabisan ruang. Tangan cowok itu naik, menangkup tengkuk Lea, kuat, tapi gak kasar-lebih ke 'lo gak akan bisa kabur sekarang'. "Maunya?" bisik Alfan, dekat banget. Nafasnya panas, suaranya rendah dan dalam. "Your Lips." Lea menelan ludah, tubuhnya menegang. Tapi dia gak bergerak, gak bisa. "Gue berhenti ngerokok... kalau setiap malam bisa candu sama lo." Alfan mendekatkan bibirnya ke telinga Lea, napasnya mengiris kulit. "Kalau tiap kali gue pengen rokok, gantinya lo yang gue isep." Bisikannya brutal. Jelas. Tanpa sensor. Lalu dia mundur pelan, tapi sorot matanya masih mengunci Lea. "Deal?" ...... Content warning(s) : alcohol; smoking; harsh words; dirty jokes; dirty pick up lines; intimate skin contact; kissing, etc Cover by Pinterest
Bad Fade de Samk020602
15 partes Continúa Contenido adulto
Dia ketua kelompok paling berbahaya di kampusnya. Lelaki dengan seluruh kegelapan bahkan, ketika dia berjalan menyusuri koridor. Tak ada yang berani padanya, terutama setelah terbongkar bahwa dia anak pemilik kampus yang diisukan memiliki banyak komunitas gelap juga menjadi pemimpin mafia. Dan yang paling parah, dia pernah dipenjara. Pria itu luar biasa menyeramkan. Dan bagaimana bisa, Grizelle berhubungan dengan pria blasteran Turki itu. Sungguh sial. Grizelle menyelipkan antingnya di saku jas pria itu sebagai tantangan dari temannya usai kalah memainkan truth or dare. Awalnya, Grizelle tidak mengetahui siapa pria itu apalagi seluk beluknya. Sampai pria itu menatapnya, barulah Grizelle sadar bahwa dia berbahaya. "Apa ini?" Rautnya datar, tangannya menggenggam sebuah anting berbentuk mawar. Tangan kekarnya menyambut Grizelle dengan sebuah pistol yang dia arahkan tepat pada leher Grizelle. "Lo tau, gue pernah dipenjara karna ngebunuh kembaran gue sendiri?" "Apalagi lo, gampang!" Sialnya lagi, Maxvin tahu satu kelemahan Grizelle. Dan dengan itu, cukup mudah bagi Maxvin untuk mengendalikannya. ••• "Berarti aku udah boleh bebas dari kak Maxvin?" Maxvin melihat Bazella sekejap, sebelum tersenyum penuh nafsu. Dia merasa gadis itu cukup bodoh sampai berpikir hal tersebut. "Lo bisa bebas dari gue. Kalau lo udah gak hidup di dunia ini lagi." Jawab Maxvin penuh makna. Bazella terdiam. Wajahnya yang digandrungi oleh banyak orang, bahkan dielu elukan seperti peri dunia khayalan itu hanya bisa berharap putus asa. "Lo tau kalau lo masih hidup di dunia ini karna gue?" "Jadi jangan banyak tingkah! Dia gak ada hubungannya sama lo!" ••• #1toxicrelationship Anak anak dilarang mendekat!!! Cerita ini hanya untuk 18+ ke atas⚠️⚠️⚠️
Friendship In Love de reny-uch
15 partes Concluida
"Anisa hari ini kamu cantik buangetttt, pakek u tripel t lagi." Rayu Alif kepada Anisa. Anisa sama sekali tidak kebaperan atau ngeflay karena dia atau betul sifat sahabatnya, kalau ada maunya pasti memuji. Kebiasaan yang terhaqiqi. "Dari dulu."ketus Nisa dengan raut muka datar alias biasa-biasa saja. "Tapi sayang Tollloollll L nya tripel tripel." Kata Alif sambil menekan kata Tollol pada kalimatnya. "Loe tu yang begog, kalau gue gak tolol mana mau gue sahabatan sama Alien nyasar kaya loe." Jawab Nisa sambil menjitak kepala Alif saat kata Begog. Mereka memang sahabat yang konyol dan aneh. "Sialan loe." Melihat makanannya dan makanan Reza sudah habis, Alif berdiri untuk kembali. "Za ayo cabut, mbak min nanti yang bayar makanan Alif sama Reza Anisa ya. Soalnya dia baru ulang tahun." Setelah berbicara panjang lebar kali tinggi ditambah volume eh maksudnya setelah berbicara Alif langsung pergi sambil menjulurkan lidahnya ke arah Anisa. "oke." Jawab mbak Mina Uhuk-uhuk Mendengar kata-kata yang dilontarkan Alif, Anisa langsung kesedak saat minum. "Ati-ati dong kalo minum." "Alien, awas aja loe ya." Teriak Anisa kencang. Dia baru sadar kalau jadi sorotan mata para pengunjung lainnya. Tapi dia tetap tidak peduli. "Emangnya loe ulang tahun Nis? Bukannya masih lama ya?" Tanya Nafisya dengan nada polos. "Ya Allah kenapa engkau beri aku teman sepintar ini?" Mendengar dumelan Anisa, Nafisya hanya tersenyum kecil. "Alif itu lagi ngerjain gue." Dumel Anisa sambil berdiri merogoh sakunya. "Berapa mbak?." Tanya gadis itu kepada mbak Mina. "Sekalian sama Alif Reza kan?" Tanya mbak Mina. "Iya." Baca selengkapnya:")
Stay (Away) de hazelaice
64 partes Concluida
⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b
My Love Ketos❤ de SiskaRahayuLubis
4 partes Concluida
"Lo mau ngak jadi pacar gue?" tanya Reynan enteng sambil menaikkan satu alisnya keatas. Degg Ella yang mendengar pertanyaan dari Reynan seketika langsung membulatkan matanya dan jantung nya memompa 2X lebih cepat dari biasanya. "Kalau gue ngak mau kek mana?" tanya ella berusaha menetralkan degup jantungnya. "Gue ngak terima penolakan!" jawab Reynan enteng sambil menekankan setiap kata yang keluar dari mulutnya. "Kalau lo ngak terima penolakan ngapain lo tanya boneng" ujar Ella sambil menekankan setiap kata yang keluar dari mulutnya mengikuti nada bicara Reynan. "Yah gue tanya, karena gue yakin lo pasti ngak nolak gue" jawab Reynan sambil menaik turunkan kedua alisnya. "Dasar sinting. Buktinya gue nolak lo"ujar ella sambil melotot kan matanya tajam. "Tapi tadi kan gue bilang gue ngak terima penolakan jadi sekarang lo dah resmi jadi pacar gue" ucap Reynan sambil cengir-cengir melihat ekspresi muka Ella yang sedang menahan marahnya. "Terserah lo. Gue mau pergi. Malas gue hadapin ketos gila kek lo" Ella pun meninggal kan Reynan yang tengah senyum-senyum ngak jelas. Mungkin kalau ada orang mereka pasti beranggapan bahwa Reynan gila. Padahal mereka ngak tau bahwa Reynan baru saja resmi berpacaran. Bagaimana hubungan mereka selanjutnya apa hidup bahagia? atau malah hidup dengan kesedihan yang mendalam? Mau tau kelanjutannya? yukk silahkan di baca Vote dan komen kamu sangat membantu!!💘💘 Follow sebelum membaca!! Simpan di library pribadi ya❤👍 Ayo Berlomba-lomba untuk memberikan Vote🙋 Kalau ada kesalahan tolong komen ya😉 Start:25/06/20 Finish:?
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
SHAKARA (END) cover
OBSESSION cover
The Ducibella 【End】 cover
Bad Fade cover
Arsyilazka cover
Friendship In Love cover
Stay (Away) cover
My Sugar Daddy(END) cover
My Love Ketos❤ cover

SHAKARA (END)

34 partes Continúa

shaka diam-diam masuk ke kamar yoana. langkahnya ringan, nyaris tanpa suara. dalam remang cahaya kamar, ia mendekat dan perlahan duduk di sisi ranjang. tanpa berkata apa-apa, ia menunduk dan menyentuh bibir yoana dengan lembut. yoana yang awalnya terlelap, terbangun oleh sentuhan asing di bibirnya. matanya terbuka perlahan-dan ia mendapati shaka di sana, menatapnya dalam-dalam sambil terus menyentuh bibirnya. "mmh..." yoana berusaha mendorong tubuh shaka pelan, kebingungan dengan situasi itu. namun shaka justru bergeser, kini duduk di antara kedua lutut yoana, membuat geraknya terbatas. matanya tajam menatap mata yoana yang penuh tanya dan cemas. "yoana..." bisiknya lirih, "gue cuma pengen ngambil kembali sesuatu yang harusnya milik gue." yoana menggeleng cepat, napasnya tercekat. ia tak bisa berkata apa-apa. °°°°° shaka menarik napas dalam-dalam, lalu menunduk. ia meletakkan kedua tangannya di sisi kaki yoana, lalu menundukkan kepala hingga menyentuh lantai. suaranya rendah, nyaris seperti doa. "izinin gue buat masuk ke dalam hati lo..." yoana tetap diam, tatapannya kosong. ia belum sepenuhnya paham maksud shaka. "dan izinin gue... buat bahagiain lo," ucapnya lirih, nyaris tak terdengar. yoana menunduk. lama. lalu perlahan, ia mengangguk pelan. hanya satu anggukan, tapi cukup untuk membuat dada shaka terasa hangat. mau tau kelanjutannya ga? kalo mau ikuti akun ku dan kalian bisa baca deh start: 24-02-2025 finished:7-11-2025