Tangan Kanan

Tangan Kanan

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 4, 2020
Hidup seorang Belia Farasyara tidak seindah remaja-remaja seumurannya. Ia terus mengejar cinta seorang kapten basket bernama Ankara Raihankhan yg amat dingin. Belia mencoba banyak cara hanya untuk dekat dengan Ankara, hingga ia pun rela menjadi seorang Asisten. Beratus-ratus kali Belia mengungkapkan perasaanya kepada Ankara, tetapi Ankara selalu menolaknya mentah-mentah. Ia sering tersakiti dengan kata-kata pedas yang dilontarkan untuk menolak Belia. Tetapi Belia tidak putus asa. Masalah demi masalah terus berdatangan kepada Belia. Semenjak datangnya siswa baru kakak kelas bernama Carson Andrew yang terus gencar mendekati Belia untuk meminta maaf padanya. Belia dan Carson memiliki hubungan dimasa lalu, yang hingga saat ini Belia belum mengakuinya pada sahabatnya Derrin Aulfanisa. Belia akan selalu ada didekat Ankara. Hal tersebut menyanggung perjanjian papanya dengan papa Ankara yang melibatkan keduanya. Belia senang dan Belia juga sedih. Senang karena ia akan selalu disisi orang dicintanya dan sedih karena Ankara selalu menolaknya dan masalah berdatangan terus. Disaat Belia ingin berhenti. Berhenti berharap pada Ankara, tetapi Ankara menyuruhnya untuk bertahan. Belia bingung. Apakah ia harus bertahan dengan rasa sakit yang terus menghantui? Ataukah ia harus memaafkan dan kembali kepada masa lalunya?
All Rights Reserved
#725
ceritasma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Frozen Heart [HIATUS]
  • AZKARA dan KANIA (End)
  • ARCHARANDA
  • [✔] AKSARASSA
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • AKSARA
  • AMERTA DALAM AKSARA
  •  ANATHA
  • Why ?

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines