Kelopak telah Gugur

Kelopak telah Gugur

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Nov 25, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Tentang hidup, berbekal dari hal sepele yang tanpa disadari memunculkan kehidupan baru. Memaksa seorang gadis memiliki cerita tentang penghidupan dengan seseorang baru. Mengharuskannya kembali menjalani perjuangan baru tentang kehidupan. Segala yang tersurat penuh ketiba-tibaan. Seperti pertemuan singkat Larisa kala itu sungguh mengejutkan hati dari sepi yang tiap pagi mengelana. Menggugurkan kelopak yang mulanya bermekaran tanpa gundah lalu memunculkan candu baru yang membuat gadis ini kembali gugur dalam ketidakpuasan. Gugur kelopak sebab merasa rona suka kala kehidupannya lebih berwarna dari penghidupan. Atau bahkan gugur kelopak dikala kesakitan demi kesakitan baru mulai memunculkan gundah. Gejolak rasa yang dalam sekejap dipaksa mekar, mengharuskan Larisa kembali tumbuh dan terus tumbuh setelah kelopaknya telah kembali terjatuh.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mine [SELESAI] ✔
  • Rasya Vs Rasyid [END]
  • Permainan Takdir [TAMAT]
  • If we can together
  • I AM YOU [NEW VERSION]
  • VIA-AMARA
  • Converge With You [On Going]
  • JUDUL
  • My Beloved Enemy [Segera Terbit]

PART MASIH LENGKAP. Kelas sudah sepi sekarang,karna bel pulang telah bunyi lima menit yang lalu.Hanya tinggal Kanaya dan Rayan yang ada di kelas,karna sabil pergi lebih dulu bersama pacarnya itu. Rayan membalikkan badannya,sekarang Rayan dan Kanaya duduk berhadapan. "Hai" sapa Rayan pada Kanaya memecah keheningan. Kanaya hanya melihatnya sekilas lalu kembali membenahi tasnya. "Lo mau pulang bareng gue?" lanjut Rayan bertanya kepada Kanaya. "Maaf gue dijemput sama ayah gue" sahut Kanaya ketus.Seraya berjalan keluar kelas meninggalkan Rayan sendirian. Rayan tau kalau Kanaya akan bersikap seperti itu padanya.Kanaya di kelas sangat pendiam terkecuali jika sabil sedang bersamanya,Kanaya menjadi lebih cerewet. "Will you be mine Kanaya Afinda?" tanya Rayan kepada Kanaya sebelum sampai keluar kelas. Kanaya sontak menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya menatap Rayan tajam. "Maksud lo apa ngomong gitu!?" sahut Kanaya dengan nada sedikit tinggi. "Maksud gue,lo jadi milik gue mulai hari ini" "Apaansi seenaknya aja lo kalo ngo-" "Gaada penolakan,dan hari ini juga lo bakal pulang bareng gue.titik." ucap Rayan menyela perkataan kanaya. *** ATTENTION! CERITA INI BELUM PERNAH DIREVISI,JADI MOHON DIMAKLUMI JIKA MASIH BANYAK KESALAHAN DI DALAMNYA. SEMUANYA MURNI KARANGAN PENULIS,JADI TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK SIAPAPUN MENCOPPY CERITA INI. ---------------------------------------------------------------------- Author bakalan ngajak kalian kesel,ketawa dan tegang berjamaah.Tapi kalo kalian gak ngerasain apa apa ya berarti kurang feelnya di cerita ini.Maklum authornya amatiran,ehe. Tertarik? Silahkan baca ya:) But,buat kalian yang punya selera humor tinggi,ini bukan tempat kalian.Karena humor authornya sendiri pun retceh sangadd:') Sankyu -------- Copyright©April2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines