Catatan Hati Pradana Putri

Catatan Hati Pradana Putri

  • WpView
    Reads 394
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 10, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita tentang seorang gadis yang tertunda kebahagiaannya namun Ia sangat mencintai pramuka dan negerinya dan cintanya itu baru bisa ia wujudkan saat ia sudah berada di sekolah lanjutan, dan tentunya tak lepas dari berbagai masalah yang di alaminya tentang persahabatan, percintaan, keorganisasian, dan kepemimpinan. . . . . . Ketika harapan itu terwujud untuk mengobati luka yang lama namun Tuhan punya cara tersendiri untuk menguatkan diri seorang hambaNya ~Diandra Nayla Putri~
All Rights Reserved
#215
pramuka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya Para Pandawa
  • O Maahi Re
  • DIANA IS MINE (COMPLETED)✔
  • Pramuka In Love (END)
  • 𝐊𝐮𝐫𝐮 𝐊𝐮𝐥𝐯𝐚𝐝𝐡𝐮
  • ✅ Mahabharata What If 1: Arjun Gets Attacked in Dyut Sabha
  • FRIENDzone (Completed)
  • Parthajaya

Mahabharata Fanfic! REVISIAN SELESAI! Hanya Fanfic dan karangan semata, tidak ada sangkut pautnya dengan cerita Aslinya! Please be nice guys! ~ Anjani adalah anak keempat dari Pandu dan Kunti, lahir di tengah takdir besar keluarga Pandawa. Sementara Arjuna anak ketiga dari Pandu dan Kunti, memegang Dharma pada genggaman tangannya. Keduanya bagaikan dua sisi mata uang yang sama terpisah rupa, namun satu hakikat. Arjuna adalah panah yang melesat cepat, tegas, dan mematikan di medan laga. Anjani adalah angin yang mengarahkan panah itu, tak terlihat namun menentukan arah. Mereka tumbuh dalam naungan yang sama nama besar Pandu dan keteguhan hati Kunti. Darah Dewa Indra mengalir dalam keduanya, namun takdir membentuk mereka dengan cara yang berbeda. Jika Arjuna adalah gemuruh petir, maka Anjani adalah cahaya kilat yang menerangi sebelum suara itu terdengar. Dan ketika keduanya terpisah entah oleh perang, tugas kerajaan, atau perjalanan panjang menyebarkan Dharma, alam seakan kehilangan keseimbangan kecilnya. Arjuna menjadi lebih sunyi. Anjani menjadi lebih hening. Takdir seolah berkata bahwa mereka bukan sekadar saudara...melainkan dua jiwa yang ditenun dalam satu garis cahaya yang sama. Karena di setiap langkah Arjuna, ada doa Anjani yang mengiringi. Dan di setiap keputusan besar Anjani, ada bayang keberanian Arjuna yang menguatkan. Seolah semesta sendiri telah menetapkan bahwa selama mereka berjalan bersama, Dharma akan berdiri lebih tegak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines