Love With Basmalah

Love With Basmalah

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 27, 2020
WARNING!!! TYPO bertebaran!........ Amna pindah dari Jerman ke Indonesia saat kelas 6 SD, Amna baru pertama kali bertemu dengan sepupunya yang umurnya 2 tahun lebih tua darinya. Amna justru jatuh cinta dengan sepupunya itu. Tapi...takdir Allah tidak sesuai dengan yang dirinya inginkan. Sepupunya ingin melamar sahabatnya. Amna tidak berlarut dalam kesedihan karena dirinya tahu bahwa skenario Allah lebih indah dari skenario yang diinginkannya. Dan.... Kalian tahu, setelah Amna diberitahu oleh temannya seorang pemuda Hafizh Qur'an, secara tidak sadar Amna mengaguminya..... Bagaimana cerita Amna selanjutnya....? *** Baca yuk ceritanyaaa.....😉 ***
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • DENDAM
  • MAS RAKHA (END)
  • HOLD ON
  • Dia Adalah Kakak Kelasku
  • Anhar's life Story
  • ALENA
  • Istri Nakal Gus Afan
  • ASAVELA KIARA

"Tentang hari ini Dik, seni mencintaimu harus ku akhiri dengan kesedihan dan kebahagiaan yang mendalam. Kau sudah menemukan kebahagiaan yang selama ini kau cari. Salut untukmu Mil, kamu perempuan hebat. Dan ku titipkan semua aksaraku padamu, sebagai bait kata yang menemukan penyair baru. Puisiku akan terus tumbuh, meski aku tak lagi dapat merangkainya" Kisahh ini bercerita tentang Anima, gadis cantik asal Solo yang sedang dalam tahap berhijrah. Ia bukan seorang pendosa. Namun, betapa susahnya istiqomah menjalani perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Terlebih lagi, hal yang lebih sulit dialaminya ketika keimanannya diuji oleh hadirnya sosok Andika Ahmad Firdaus dalam hidupnya. Teman SMA yang sedang menjalani pendidikan TNI. Seseorang yang hanya bisa dirangkul dari jauh tanpa bisa menyentuhnya. Memeluknya dalam hati, mencintai sendirian. Iman yang kokoh bahkan sesekali tersungkur, membuatnya lelah dan selalu dalam keputus asaan. Hingga pada akhirnya, melepaskan adalah sebaik-baiknya bentuk mengikhlaskan. Sebab jatuh cinta adalah takdir, mencintai adalah pilihan. Dan Anima telah memilih untuk mencintai dengan cara yang paling menyakitkan. "Akan ku kantongi kegagalanku hari ini. Tidak akan ku buang. Nanti akan ku lihat kembali ketika kemenangan sudah menghampiri." Hatiku yang berkata. Rancu. Setiap hari selalu rasa letih yang ku rasakan. Entah apa yang membuat aku setegar itu sampai saat ini. Hanya iman yang kumiliki. Ini adalah kisah muslimah yang merangkak menemui Tuhannya dalam cinta yang tak seharusnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines