BLIND
  • WpView
    Reads 23,720
  • WpVote
    Votes 2,468
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Sun, Feb 26, 2023
Warning!! •On-Going "Listen to me baby, i'll kill your family if you refuse me " Ada dua hal yang tidak bisa Camel terima secara lapang dada di dunia ini. Yang pertama kebahagiaannya yang tiba tiba terampas. Lalu omong kosong yang menawarkan kebahagiaan. Awalnya Camel kira hidupnya akan membaik seiring lukanya yang mengering. Namun Camel salah, luka mengering bukan berarti tidak akan memunculkan luka baru. Hingga kemudian dia datang, memaksa Camel, lalu memberikan sesuatu yang tidak pernah Camel inginkan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unpredictable Love
  • Obsesi Para Tokoh [END]
  • Only Mine
  • Rebirth for you (Lengkap)
  • OOSHANKA [TAMAT]
  • Villain From Heaven
  • Daddies

WARNING: Beberapa chapter terdapat adegan dewasa. Harap lebih bijak dalam membaca. Lili, hanya seorang gadis sederhana yang manis dan pendiam, tidak memiliki riwayat pacaran. Meskipun begitu, ibu nya selalu menyuruhnya untuk segera mendapatkan kekasih. Namun Lili terlalu pemalu, dia sama sekali tidak memiliki keberanian untuk mendekati pria. Dan entah bagaimana, seorang pria mulai mengganggunya. ----------------------------------------- Rendra tertawa kecil, suaranya terdengar berat dan penuh godaan. "Jika kamu yang berinisiatif menciumku, aku akan pergi." Lili menggigit bibirnya, tangannya gemetar hebat. Matanya yang basah oleh air mata menatap Rendra dengan gugup dan takut. Hening sejenak. Napasnya tersengal ketika ia akhirnya mengumpulkan keberanian, mengangkat sedikit tubuhnya, lalu berjinjit untuk mengecup pipi pria itu. Namun, sebelum bibirnya sempat menyentuh kulitnya, Rendra sudah lebih dulu meraih tengkuknya, menariknya erat ke dalam dekapannya. Tanpa memberi kesempatan untuk mundur, ia menuntut lebih menyapu bibirnya dengan ciuman yang panas dan mendalam. Suara Rendra terdengar serak di antara napas yang memburu. "Bagaimana mungkin aku bisa melepaskanmu setelah dirimu sendiri yang memberikannya padaku, hm?" ---------------------------------------

More details
WpActionLinkContent Guidelines