Sunflowers

Sunflowers

  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 10, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Kamu pikir jadi cewek agresif itu gak capek? buat dapetin kamu aja aku harus rela tebelin muka biar gak dibilang cewek murahan. yang jelas sayang aku ke kamu itu tulus dan gak main-main. Karena sekalinya aku jatuh cinta, aku gak akan pernah lepasin apa yang menjadi target aku!" Ares Prayuda. si cowok cuek dan yang paling dingin di SMA Tunas Bangsa. Yang selalu gak tenang saat mentari mendekatinya. Sangking cueknya ia gak pernah sekalipun punya pacar. Mentari. Sifat cewek yang satu ini emang agresif apalagi sudah menyangkut soal Ares. Yang memberanikan diri untuk mendaki gunung untuk bisa mendapatkan perhatian Ares padahal ia takut ketinggian. Kisah cinta si cowok cuek yang tiba-tiba jatuh cinta dengan si cewek agresif. Namun, apakah semua akan berjalan lancar seperti yang mereka rencanakan? atau malah sebaliknya, dimana mereka akan mendapatkan luka dan kecewa.
All Rights Reserved
#300
sunflowers
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Possesive Playboy
  • UNLIMITED LOVE #1
  •  CLARLEX
  • GIFA
  • SHALFA [SUDAH TERBIT]
  • Raquilla
  • My Boyfriend is a CULUN [COMPLETED]√
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • MARVELLA QISYA [ End ]
  • Silent, Please! (Re-up)

PINDAH KE FIZZO DENGAN JUDUL YANG SAMA Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."

More details
WpActionLinkContent Guidelines