We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Embun Yang Lembayung

Embun Yang Lembayung

  • WpView
    Reads 150
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 6, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Janjinya tak lagi ditepati, dan si gadis itu mulai muak. Ia tak ingin dirinya menjadi pengaruh buruk untuk laki laki berbau alkohol dan rambut acak-acakan itu. Dirinya mencintai tapi dengan kemuakaannya apa dia masih bisa bertahan?? Sedangkan diseberang sana ada mata elang yang selalu menatap nanar dari kejauhan, bukan lagi mata elang yang siap menikam untuk menyantap mangsanya. Mata itu terlihat lemah dari kejauhan, tapi terlihat mati dari jarak hembusan nafas yang mulai menderu.
All Rights Reserved
#212
elang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Badboy Lee Heeseung (Selesai)✓
  • Kenangan terindah (Completed)
  • DEPRESI (END) 21+
  • ALISYA &Alvaro
  • susuk
  • NERD LOVE
  • Kamu Dan Perasaanku (JiShan)
  • Istri tengkil milik mafia kejam

Mata tajam itu terus menatapnya dengan penuh pembunuhan, seolah siap untuk menerkam habis mangsanya. Dari balik masker yang menutupi setengah wajahnya, pria itu mengeraskan rahangnya hingga urat-urat lehernya terlihat. Jika saja wajah itu tidak tertutup, mungkin mereka yang melihatnya akan langsung mati kutu, betapa menyeramkannya pria itu. Sedangkan gadis mungil, yang berada dalam rengkuhannya mengerjap-ngerjapkan kedua bola matanya menatap mata tajam itu. Tidak ada sedikitpun rasa takut pada gadis itu. Malah, gadis itu terlihat sedang memikirkan sesuatu sambil terus menatap mata tajam bak Elang yang biasanya berhasil membuat orang-orang takut. Tapi sepertinya, tatapan itu, tidak berhasil membuat gadis dalam rengkuhannya ketakutan. "Kamu, anjing serigala yang bau mulut itu yah" celetukan polos itu terucap begitu saja dengan polosnya dari bibir mungil gadis itu. Dengan wajah tanpa dosanya, gadis itu berhasil membuat pria bermasker semakin menajamkan matanya. Hey, apa yang gadis ini katakan tadi? Anjing serigala yang bau mulut? berani sekali gadis ini mengatainya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines