Nine.
  • WpView
    Reads 762
  • WpVote
    Votes 104
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 16, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
[UPDATE SESUKAKU SIP] Rank #2 in No Copy ~ 27 April 2020 "Gatra, kita kenapa pacarannya enam bulan sekali? Kalo semesteran emang kita harus putus ya?" tanya Ale polos Gatra tersenyum mendengar ucapan gadisnya. "Emang kebetulan Alenia, jangan menyalahkan waktu" Alenia Rayana, gadis yang hanya menginginkan kebahagiaan di hidupnya. Hingga akhirnya orang yang ia temui tujuh tahun lalu kembali. Mengulang kisah indah yang tak akan pernah terlupakan. Lalu ada apa dengan tanggal 9? Apakah itu kisah membahagiakan untuk Alenia atau sebaliknya? Sinopsis hanya sebatas kisah sebentar yang tak diketahui kejelasannya, kaya kita :)). Baca fullnya yuk! Cover by:@AyyanaRhee
All Rights Reserved
#66
dramaremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • He Wrote My Name Wrong
  • ALFHASSA
  • Hidden Love
  • Alya Dairy[END✔]
  • Don't Touch Me, Prince! [END] TELAH TERBIT
  • RAPUH!
  • GALANG [SELESAI]
  • Nine P.M
  • Alena

He Wrote My Name Wrong Wattpad by barelyunknown SMA Harapan Baru katanya sekolah penuh "cinta pertama". Katanya sih. Nyatanya? Hari pertama orientasi aja aku udah dapat partner paling nggak ramah sedunia-Raynald Ezra, si cowok tinggi berkacamata yang ngomongnya kayak dosen dan nggak pernah senyum. Meira Anindya enggak pernah menyangka kalau hari pertamanya di SMA akan dipenuhi kejutan-terutama kejutan bernama Raynald Ezra. Cowok cuek dari kelas sebelah itu bikin Meira salah tingkah sejak insiden kecil di hari MOS. Tapi bukan SMA namanya kalau perjalanan cinta mulus-mulus aja. Mulai dari beda kelas, cewek berhijab yang selalu bareng Ray, sampai kenyataan bahwa Ray punya masa lalu yang belum sepenuhnya ia lepas. Sementara Meira sibuk memahami perasaannya, Ray juga diam-diam menyimpan rasa-rasa yang belum pernah ia tunjukkan ke siapa pun sejak kehilangan orang terdekatnya. Satu hal yang pasti: keduanya sama-sama belum siap untuk jujur... bahkan pada diri sendiri. Di antara tumpukan tugas, eskul, dan jantung yang deg-degan tiap ketemu di lorong sekolah, Meira dan Ray belajar satu hal: cinta pertama enggak selalu tentang kata yang sempurna, tapi tentang siapa yang bikin kamu ingin menulis ulang segalanya-termasuk nama seseorang, meski awalnya kamu salah tulis.

More details
WpActionLinkContent Guidelines