West Academy

West Academy

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 22, 2019
Akademi Barat adalah satu dari empat sekolah elite para bangsawan. Namun tidak hanya anak bangsawan yang dapat menjadi murid, walaupun rakyat jelata, tidak menjadi masalah jika Akademi menganggap mereka layak. Cerita ini berpusat pada seseorang rakyat biasa yang ingin menjadi pemeran figuran dalam kehidupan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Untouchable Figuran
  • The Perfect School [END]
  • The Mistake of My Life
  • AGRABINTA SCHOOL
  • MAWAR
  • Love From Mafia (End)
  • Book II: The Arcanum of Aalisha [END]
  • Last Choice : the eternal love [END]

Sinopsis: Arven Raynard, seorang remaja biasa yang hobi membaca komik aksi dan manhwa dark-school seperti Iron Fist Chronicles, tak menyangka hidupnya akan berubah drastis saat ia terbangun di dunia komik favoritnya-bukan sebagai tokoh utama, tapi sebagai Leonhart Valerian, seorang pewaris keluarga elit yang hanya muncul sekilas dalam cerita asli. Namun ada satu masalah: Arven masih membawa seluruh skill bertarung, insting tajam, dan nalar dunianya. Bagi Arven, semua adegan perkelahian brutal dan drama bullying di komik ini... terasa membosankan. Terlalu mudah ditebak. Terlalu lemah untuknya. Tapi ketika ia menyaksikan langsung perjuangan sang protagonis asli, Axel Drevin, yang dihancurkan oleh geng kejam Steel Claw dan dijadikan bulan-bulanan dalam sistem rusak St. Arclight Academy, Arven mulai tergugah. Dari penonton pasif, ia mulai terlibat. Perlahan, alurnya bergeser. Belum lagi kehadiran Violet Fangs, geng cewek elit yang tak kalah licik, dan politik kotor para keluarga penguasa sekolah-menjadikan St. Arclight bukan sekadar tempat belajar, melainkan medan perang para pewaris masa depan. Kini, Leonhart bukan sekadar figuran lagi. Ia adalah anomali dalam alur cerita. Dan ketika figuran mulai bergerak, semua peran utama... mulai gemetar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines