Hiraeth
  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 2, 2020
"Oke please, Kasih aku satu kesempatan lagi" Adayastha lurus mata Anya, terlihat dari sana betapa kecewanya Anya pada dirinya. Adayastha mencoba untuk meraih tangan Anya, Tapi Anya menepisnya. Anya mendongak keatas, mencoba menahan bendungan air matanya yang sebentar lagi akan pecah. "hhh. Aku udah bener bener cape Yod, aku aja bahkan gak tau udah berapa banyak kesempatan kesempatan yang aku kasih ke kamu. Tapi kamu ngebuang itu semua secara sia sia. Udah cukup Yod. Ayo mulai kembali jadi seperti orang asing." Anya tersenyum sebelum pergi, entahlah kali ini benar benar senyum yang berbeda dari senyum manis yang biasa Adayastha lihat. Gadis itu benar benar hancur, Adayastha tahu itu. Ia juga tau penyebab hancur nya gadis itu, Dirinya. Dirinya yang membuat Anya hancur, bahkan sekarang mengejar Anya pun ia tidak sanggup. Akhh, ia bahkan tidak pernah mengejar Anya. Dia tahu seberapa bodohnya dia. Adayastha hanya bisa tertawa miris, menertawakan kebodohan dirinya. Adayastha tahu, bahwa kali ini. Anya benar benar pergi dari hidupnya, Meninggalkan dirinya sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arsyilazka
  • Di Balik Bayang Asa
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Mentari Tak Harus Bersinar (Dokter-Dokter)MASIH LENGKAP
  • Love's illusion
  • ALVIN (On Going)
  • Lutte | Jung Jaehyun [End]
  • No Longer Mate
  • Important Figuran (END)
  • Sergio | Haechan

Kisah kehidupan seorang gadis dari keluarga menengah yang mencintai seorang pria sejak ia masih kecil namun karna penolakan yang di dapatkannya saat ia berumur 10 tahun kala itu membuatnya mengubur harapannya untuk bisa bersama pria itu. Namun takdir berkata lain, saat SMA mereka kembali satu sekolah di mana si pria ini menjadikan gadis malang ini sebagai bahan taruhan dengan teman-temannya. 🍁 "Gila aja Lo!, gue? suka sama cewek kamseupay gitu? Gak banget!" kata Azka dengan wajah yang diangkat angkuh. "Jilat ludah sendiri tau rasa" kata Nathan sambil memainkan handphonenya. "Gue gak bakalan suka sama dia, dia bukan selera gue banget, dia itu cupu, miskin, tepos lagi. Lo tau sendirilah selera gue kayak gimana" kata Azka sambil mengambil lalu meminum minuman milik Nathan yang berada tepat di depannya. Deg "Harusnya aku gak usah berharap lebih" 🍁 "Aku udah punya pacar Kak, jadi aku harap kakak gak ganggu aku lagi" Deg "Lo ngomong apa sih La" kata Azka terkekeh sumbang. "Stop bersikap seakan-akan kakak ada rasa sama aku, aku udah punya pacar, jadi tolong berhenti ikutin aku!, kita udah putus kak" 🍁 Bagaimana kelanjutan hubungan mereka? 🍁 Cerita ini Murni Karangan aku sendiri, Jadi Plagiat menjauh yaaa :) Kamu tidak akan pernah bisa maju jika hanya menjadi seorang penguntit 😌 Bijak dalam membaca Karya kedua akuuuu :) semoga suka deh yaaa😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines