Perfect Murder [I.D.R] [J.B]🔞

Perfect Murder [I.D.R] [J.B]🔞

  • WpView
    Reads 382,817
  • WpVote
    Votes 7,613
  • WpPart
    Parts 48
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Jan 9, 2020
Detik detik ruangan yang bergema suara senjata, pistol dan rintihan kesakitan, darah yang berceceran kemana mana dan ada luka disetiap tubuh. Ketika pria pria dengan catatan kriminal yg tidak bisa diragukan lagi berjuang antara hidup dan mati demi satu wanita yang mereka cintai. "Prinsipku, mencintai seorang wanita hanya sekali didalam hidupku" Aiden. S "Milikku ya milikku! Aku tidak mau berbagi apalagi terbagi!" Justin. D "Jika aku tidak bisa mendapatkannya, maka siapapun tidak akan bisa mendapatkannya!" Iqbaal. D 17 Oktober 2019°♋ #SELESAI!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Still The Same
  • Step Brother [#1 FHS]
  • 𝗟𝗜𝗧𝗘𝗦𝗧 | Chanyeol • Jisoo |
  • MENIKAH (Selesai)
  • My Cold boyfriend [TAMAT]✔️ Belum direvisi
  • YOU
  • True Love [Completed✔]
  • Filantropi [SELESAI]
  • I'M HURT!
  • (un) Happy Wedding

WARNING!! Adults Only! Terdapat banyak kata-kata kasar dan adegan kekerasan! Mohon bijaklah memilih bacaan. ** Ketika kau dikhianati oleh dua orang yang kau percaya sekaligus, orang yang dipercaya sebagai cinta pertamamu dan seseorang yang kau yakini sebagai cinta terakhirmu. Ketika aku yakin cinta adalah hal yang paling sempurna di dunia karena menghadirkan keluarga bahagia untukku dan adikku. Tapi kenyataan menamparku dengan keras saat tahu pria yang paling aku cintai dan hormati yang seharusnya ku panggil ayah memilih wanita lain dan meninggalkan ibuku, aku dan adikku dalam kehancuran. Kami dikhianati dan dibohongi. Dan ketika semua itu belum cukup menghancurkanku. Seorang lagi yang aku anggap akan ada di sampingku selamanya dan menopangku juga melakukan hal yang sama. Dia memilih bersama anak wanita penghancur rumah tangga orang tuaku, dan meninggalkanku. Di sana lah aku merasa asing dan melihat dunia seperti bahagia berperang menghianatiku. Yang ku tahu setelahnya tidak ada yang namanya cinta, itu hanya ilusi yang diciptakan manusia untuk menciptakan dunia penuh sandiwara. Kenyataan hanya obsesi dan napsu yang berkuasa. Kalau pun cinta ada, itu hanya dimiliki oleh mereka yang lemah. Dan, Aku? aku memilih untuk tidak menjadi lemah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines