Lonely

Lonely

  • WpView
    Reads 168
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 20, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Setelah hampir 3 tahun dia pergi,dan orang yang aku percaya bisa menggantikan nya ternyata ikut pergi. Aku lebih memilih untuk hidup menyendiri. Rasa sepi yang ada membuat ku bahagia dan juga sedih. Silet yang menjadi teman ku selama sebulan belakangan ini,menjadi alat yang selalu ku goreskan di lengan ku. lukisan indah yang terbuat dari benda tajam itu membuat ku bangga. Selfharm ini membuat aku candu.
All Rights Reserved
#573
sendiri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • 𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄
  • 15th Voltage [Tegangan 15] ✔(COMPLETED)
  • Breathe
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Pilar Sendu
  • BINA
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Paradise

"Aku hanya ingin tidur ... tidur selamanya bersama Bunda." "Berani baca kisahku?" _ _ _ _ _ _ Aku Nino, cowok berkacamata yang selalu memakai jaket. _ _ _ _ _ _ Tekanan hidup membuatku depresi dan berakhir menyakiti diri sendiri. Bukan hanya sekali, dua kali, tapi sering ... Aku? Apakah aku mampu? Menjalani hidup bagai neraka. Atau ... Haruskah Mati? _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ ©Haruskah Mati? karya meitheoypt ~>Cerita ini sudah pernah dipublish tapi karena ada masalah, berakhirlah diunpub. Dan pada tgl 7 Sept 2021, cerita ini di-publish ulang [Akan langsung DIHAPUS setelah tamat, berani baca sampai akhir?] _______________________________________________ Nb: •Jika kamu makhluk Tuhan yang mengerti apa itu kerja keras, maka janganlah jarimu itu pelit 'tuk menekan bintang atau sekadar memberi komen •Jika kamu makhluk Tuhan yang PAHAM apa itu perjuangan, juga kebahagiaan seseorang, maka janganlah ada di benakmu niatan untuk memplagiat cerita karena sejatinya kami para penulis yang berjuanh dengan karya kami sudah terlalu capek menghadapi segala suka duka. Maka dari itu, mari kita ciptakan kedamaian Selamat membaca, semoga suka ^.^

More details
WpActionLinkContent Guidelines