(Para pecinta K-Pop,mari merapat dan baca cerita ini)
Dayana...wanita keturunan Australia-korea ini,Sangatlah cantik,rambutnya yang berwarna blonde,tubuhya yang ideal yang mampu membuat orang terpanah melihatnya.
Dayana adalah seorang model,sudah banyak brand-brand terkenal menjadikannya sebagai model dari barang produk mereka.
Ia memang terbilang sudah sangat perfect dalam segala hal.
Kekurangannya hanya satu,ia belum pernah berpacaran bahkan jatuh cinta.
Aneh?tentu.
Semua orang yang melihatnya pasti berfikir,Dayana sudah memiliki banyak mantan/pacar.Tapi nyatanya tidak.
Umurnya kini 23 tahun,ia tidak terlalu memikirkan masalah percintaan,hanya saja temannya yang selalu mengurusi soal itu sampai detik ini,temannya berharap di umur 25 tahun Dayana sudah bisa menikah,entah apa yang dipikirikan teman temannya itu...
(Panjang kan,deskripsinya...udahnya tinggal langsung baca ceritanya aja oke🖤)
Jisoo adalah gadis pengangguran yang pemalas, maniak game juga chikin. Sebenarnya Jisoo adalah gadis yang cerdas tapi kecerdasannya tidak ia manfaatkan, karena Jisoo lebih suka menjadi orang bodoh yang pemalas tapi pintar dalam bermain game . Maka dari itu dia diusir oleh orang tuanya karena susah diatur.
Satu-satunya tumpuan hidupnya saat ini hanya Lisa. Lisa adalah sepupu jauhnya dari Thailand yang sekarang menetap di Korea dan membuka sebuah restoran yang tidak terlalu mewah tapi juga tidak kecil.
Setiap hari Jisoo akan datang ke restoran Lisa untuk makan lalu meminta uang dan pergi ke station game, untuk bermain game bersama teman-temannya.
**
Mempunyai ego tinggi membuatnya pantang untuk direndahkan, bahkan ketika tidak ada satu orangpun yang akan mendengar bagaimana dia dipermalukan. Dia selalu menaruh harga dirinya diatas apapun, kebahagiaannya adalah prioritas utama. Tidak ada satu makhluk pun yang bisa menandinginya.
Jennie cantik? Jelas. Dia sexy? Ohh, jangan ditanya. Kaya? Heoll, orang tuanya adalah Chaebol terpandang.
Sejak kecil dia selalu mendapatkan apapun yang dia inginkan. Salahkan orang tuanya yang selalu memanjakan dan memberikan apapun yang diinginkan nya.
**
Masalah bermula ketika suatu hari Jennie dan kekasihnya pergi makan siang disebuah restoran. Tiba-tiba kekasihnya mengatakan hal yang membuatnya tercengang, merasa dipermalukan dan merasa direndahkan. Kekasihnya yang sudah ia anggap seperti bodyguard nya itu meminta berpisah karena dia merasa Jennie tidak pernah menganggapnya seperti kekasih. Walaupun kenyataannya memang benar
Jennie murka. Harga dirinya terasa diinjak-injak. Lelaki sialan itu seharusnya merasa beruntung bisa menjadi kekasih dari seorang Jennie Kim, disaat ada begitu banyak lelaki diluar sana yang mengantri untuk mendaftar menjadi pacar Jennie.
Akal sehatnya tidak bekerja saat dia dengan sembarang menarik seorang gadis yang diperkenalkannya pada lelaki tidak tau diri itu sebagai pacar sungguhannya.
**