SISTERHOOD

SISTERHOOD

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 21, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"lo putus? gue sih syukur aja, gue udah tau kok lo salah milih.sekarang aja lo jadi ngedeketin gue lagi. gue gatau harus terima atau ga. clbk itu membingungkan!"-vina "oh? yaudah, kalo lo lebih mentingin dia, sekarang gue tanya. kalo lo pilih gue, lo jauhin dia, tapi kalo lo pilih dia, gausa sok kenal sama gue."-zahra "denger ya, mau itu lo gakenal kek, mau kenal kek, sama aja! lo ngobrol tiap hari ama dia, sadar dong. punya pacar juga!"-lina "rival ya tetep rival, gue gabisa suka sama lo, hati gabisa dipaksa inget, tapi gue belum yakin sama omongan gue, gue selalu kemakan omongan gue yang sangat amat tayi ini."-arin "putus sekarang sama dia? trus apa tadi. lo minta gue balikan sama lo, maaf. hati gue udah ketutup buat binatang kayak lo"-putri "iya! gue tau lo gasuka gue, gue tau, tapi gue gasuka nahan nahan diri buat mempersulit hati gue, gue gasuka mempersulit dan membebani hidup gue, bye!"-nadiya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LALA
  • My Enemy Is Mine
  • Ar.
  • My Badboy Boyfriend
  • LOVE STORY QIANARRA
  • MAUREN (On Going)
  • Gamang
  • Wrong Dream
  • I Love You
  • serpihan hati
LALA

Tawa, cinta dan luka Lala Anastasya Rifani, gadis SMA biasa yang memiliki sifat ceria, ia harus bertemu dengan seorang pemuda yang dingin, namanya Rio Arfan arsyifki , yang membangun sebuah tembok acuh yang menjulang tinggi, itu ia lakukan agar tak ada celah untuk orang lain melihat luka yang sengaja ia tutup dari dunia. Sampai akhirnya perlahan kekuatan tembok itu tak bertahan lama, sedikit celah mulai terlihat, saat ia mulai terbiasa dengan kehadiran Lala yang membawa kehidupan sepi nya menjadi sedikit berwarna. Lala yang selalu hadir di setiap harinya, membawa sebuah alasan pertemanan, agar dirinya dapat selalu melihat rio, Alasan Sederhana namun dapat membawa dirinya menjadi jatuh kepada pemuda dingin itu. lalu, bagaimana dengan luka yang sengaja di tutup oleh Rio? Apakah Lala bisa menerima , kekurangan dan menjadi obat untuk luka itu? Bagaimana dengan kelanjutan hubungan keduanya? ------- " Sekarang kita temen" ucap Lala tiba tiba disertai tangan yang sudah bersiap menerima uluran tangan Rio " Hari ini, besok dan seterusnya Lo ga akan pernah gue anggap temen gue, gue benci cewe yang sok baik kaya Lo! Dan satu lagi gue peringatin jadi cewe jangan belagu!" Balas Rio dengan suara tajam dan sorot mata yang seolah olah ingin menghabisi Lala hidup hidup " Gapapa kalo Rio ga mau anggap Lala temennya Rio, tapi Lala yakin di suatu hari nanti Rio pasti butuhin Lala buat jadi temen... Temen hidup misalnya xixixi" ucap Lala santai dan jangan lupakan senyum manis yang selalu setia bertengger di bibir ranum nya " Sinting!" Selamat membaca:) Ini cerita pertama ku, maaf kalo ada banyak kesalahan dan kosa kata yang kurang pas:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines