Untuk Daddy Aku Rindu

Untuk Daddy Aku Rindu

  • WpView
    Reads 250
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 14, 2020
Bagaimana perasaan seorang anak yang ditinggal ayah kandung sejak kecil? Gadis cantik berambut panjang yang memiliki mata biru tsb harus memiliki nasib lantaran belasan tahun tidak bertemu dan bahkan tidak tahu siapa ayah kandungnya.Gadis cantik ini hanya memendam rasa kerinduan terhadap sosok ayah kandungnya. "Tidak ada perbedaan antara ayah kandung dan ayah angkat ,mereka tetap menjadi pendamping anak perempuan" "Bersamamu adalah kado terindah,temaniku saat senang dan susah walau ayah selalu sibuk dengan urusan kantor,tapi ayah akan tetap gigih ajarkan kepada anak perempuan ini agar memiliki jiwa besi yang tak mudah tersakiti" Jangan lupa vote and coment kaka🖤
All Rights Reserved
#4
suratkeciluntuktuhan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Rest In Love
  • Cinta di atas luka(Seri Ketiga Buah Kebencian Untuk Ayah) ; Sudah Terbit
  • Luka Lalu (slow Update)
  • Rumah Tanpa Jendela (HIATUS)
  • Cerita Sandhyā
  • Bunda Ayu [Tamat]
  • Jodohku adalah ayah angkatku
  • Bertumpu
  • When A Son Lives without Father

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines