We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
TeRoRy LoLlY

TeRoRy LoLlY

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 20, 2019
WpInfo
Fiction
Mystery
"Kalian tidak tau bagaimana rasanya di bully,kita yang kalian bully menahan rasa sakit baik di fisik maupun di hati,apakah kalian tak malu membully seseorang? kalian tidak akan malu jika yang kalian bully orang normal,tapi apakah tak malu jika yang kalian bully ORANG TAK SEMPURNA?!" "PIKIR sebelum MELAKUKAN.Manusia diciptakan dari otak lalu kaki,AGAR BISA BERPIKIR DAHULU SEBELUM MELANGKAH!" menceritakan sekumpulan anak yang selalu menjadi korban bullying suatu genk. Pembullyan selalu terjadi setiap saat dan teror akan selalu berlanjut... Dan jangan lupakan hal yang sepele saja,percayalah Lollipop juga bisa menjadi suatu ancaman bahkan teror. Orang yang melakukan ini bukan orang yang jahat,tapi orang yang tersakiti..
All Rights Reserved
#600
ceritasekolah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SUARA YANG HILANG
  • YUKI ( yang mereka tertawakan )
  • My Nine Sisters
  • Stay (Away)
  • Where am I?
  • Nayara [ TERBIT ]
  • DI BALIK ANDROMEDA (END/REVISI ULANG)
  • Sweet but Psycho
  • ARKAN |END| Belum Revisi

Di Tengah suara hujan dan sambaran petir Agata merasa takut akan kehadiran sesorang yang tiba tiba menendang perutnya hingga menyebabkan iya jatuh tak berdaya. " Pliss lepasin aku sekarang. Aku nggak ada masalah sama kamu." Ucap Agata sambil memegang perutnya. Seseorang yang memakai topeng kelinci berwarna putih mendekati Ata dengan memutar - mutar pisau yang ada di tangannya. Dari bentuk fisiknya Ata dapat meengetahui jika orang itu adakah seorang laki - laki. Pria bertopeng it terus mendekati Ata hingga " Akahhhhh". Teriak Ata merasa kesakitan ketika perutnya di injak- injak. "Lu salah pilih lawan Agata Priliona Bellova". Tanpa aba - aba pria itu menusuk perut Ata dengan sangat brutal hingga menyebabkan darah berceceran di mana - mana. Ata terus berteriak kesakitan namun pria itu menghiraukannya justru baginya, teriakan Ata adalah sebuah melodi musik yang paling indah. Dengan penuh semangat pria itu terus menusuk perut Ata tanpa ampun, iya tidak memperdulikan teriakan Ata dan darah - darah segar yang terkena ditubuhnya. Di tengah sisa nafasnya Ata dapat melihat jika pria itu tersenyum di balik topengnya. Pria itu mendekatkan mulutnya ke telinga Ata dan berbisik " Hidup lu terlalu menyedihkan di dunia ini, jadi dengan senang hati gue akan kirim lu kembali ke sang pencipta agar lu bisa bahagia dan tidak merasakan sakit lagi ". Ata tersenyum mendengar perkatan pria itu. Dengan terbata bata Ata berkata " te -rima kas-ih". Mendengar perkatan Ata pria itu membuka topeng kelincinya, hingga membuat ata kaget. " Kamu?". Ucap Ata kaget. " kenapa?. Kaget?. Lu terlalu percaya sama gue Ata sampe lu lupa kalau musuh terbesar adalah orang terdekat kita ".

More details
WpActionLinkContent Guidelines