SEPTHA
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 17, 2019
Aku dan kamu. Sebuah rasa yang tidak tepat waktu •• Atha Anasyiha, anak tunggal dari keluarga berada. Mempunyai kepintaran rata-rata, hiperaktif, percaya diri, dan selalu ingin membuat orang lain tertawa. Hidupnya serba berkecukupan, tetapi tidak membuat cewek itu sombong atau pun kurang bersyukur. Suatu hari, Atha bertemu dengan seseorang bernama Septa, kakak tingkatnya yang membuat Atha terpesona. Atha tidak menyukai Septa, Atha sepenuhnya menganggap Septa sebagai kakaknya. Namun kedekatan Septa dengan Atha membuat satu sekolah menduga-duga hubungan antara ketua panahan dengan anggota PKS itu. Septa sering membuat Atha gagal menjauh darinya, magnet yang dibuat cowok itu benar-benar mujarab. Serta banyaknya sisi Septa yang belum Atha ketahui, membuatnya penasaran amat sangat. Akankah Atha berhasil mengetahui sisi Septa yang lain itu? Start: 07 November 2019
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  •  ANATHA
  • B A B E G I (✅)
  • Amour (COMPLETE)
  • [AHS#1] Arka
  • Senior Admirer
  • AtheRion
  • DAFA STORY
  • P R A G M A ✓ (TERBIT & LENGKAP)
  • ALKANA [SUDAH TERBIT]

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines