We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
_INTERLUDE_

_INTERLUDE_

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 16, 2020
WpInfo
Fiction
Horror
I Can See You~! Aku tau kau di sana, melihatku dengan tatapan tajam yang tersirat di mata merah kelam. Sepenggal kisah yang sulit diartikan, mempengaruhi sebuah pikiran yang dalam akan penantian. Kekejaman yang menghantam dinding pertahanan, tak kuat lagi di bendung rasa ke khawatiran. Kini diriku dihantui rasa keingintahuan yang mendalam. Fenomena-fenomena itu seakan mengisyaratkan bagaimana pedihnya, kejamnya dan tak adilnya dunia. Mengungkap kebenaran yang ada, menguakkan kisah-kisah yang mendrama. #DiBacaDuluSiapaTauSuka Mrln.fbrini24
All Rights Reserved
#521
darah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY DESTINY (COMPLETED)
  • PSIKOPAT GIRL
  • u n k n o w n
  • You Are Mine Ms.Nelson
  • THE PSYCHOPATH
  • ZERGAN
  • Sweet but psychopath (End)
  • authory?
  • 𝐅𝐑𝐈𝐄𝐍𝐃𝐙𝐎𝐍𝐄 𝟐 [𝐄𝐍𝐃]

Kisah seorang gadis yang harus menerima kenyataan, bahwa dia adalah mate dari seorang Alpha kejam yang tidak ingin menerimanya _________________________________________ "Arrrrrggggghhhhhh" aku mendengar jeritan kencang gadis itu, aku melihat tubuhnya bersimbah darah karena perutnya tergores oleh kuku beracun Joseph yang sebenarnya di tujukan padaku. Tubuhku lemas seketika, aku ambruk di samping tubuhnya, kulihat matanya sayu namun masih terbuka. Aku menarik tubuhnya ke pangkuanku, tanpa sadar air mataku mengalir deras di pipiku. Jason mengerang kesakitan didalam kepalaku. "Tu-tuan tidak apa-apa? Tuan baik baik saja kan?" tanyanya lemah padaku sambil menyentuh pipiku menghapus air mata yang turun disitu. Tangannya terasa sangat dingin, darahnya terus keluar melalui perutnya yang terluka. Aku mengambil tangan mungilnya dari pipiku lalu mengecup telapaknya lama, air mataku tak mau berhenti menetes. "Mengapa kau mengkhawatirkanku disaat kau dalam keadaan seperti ini?" ucapku sambil terisak. "Tu-tuan kenapa menangis? Tuan kan membenciku? Aku tidak suka melihat tuan menangis, karena aku sssstttt aku me-mencintai tuan" ucapnya sambil menahan sakit, aku yang mendengar itu merasa tercabik cabik di dalam hatiku. 'Dia mencintaiku' aku senang mendengarnya namun..... "Aaaaarrrgggggghhhhhh" Ps : Maafkan author kalau cerita ini kurang menarik, dan terus beri kritik dan saran buat author biar kedepannya bisa membuat novel yang lebih bagus lagi, see you soon. Publish : Minggu, 26 Nov 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines