The Skull and The Rose

The Skull and The Rose

  • WpView
    Leituras 202
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Capítulos 7
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, dez 12, 2019
Harley berpikir drama kematian ayah kandungnya 10 tahun lalu merupakan pengalaman terburuk yang harus ia hadapi dalam hidup. Ter bully secara verbal dan selalu ditolak oleh laki - laki yang ia pernah cintai sanggup ia lewati saat masa sekolah. Namun akankah ia mampu menghadapi masalah lebih besar akibat bergabung dengan coven terkuat di dunia? Ditambah dengan kehadiran dua laki - laki yang sangat berarti baginya, dapatkah ia melewati semua permasalahan yang menanti atau malah mereka akan membuat semuanya semakin runyam?
Todos os Direitos Reservados
#127
witch
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • [END] When the Stars are Tired
  • Night of disaster
  • The Gentlemen (El Hidalgo)
  • DAMIAN •|ANTAGONIS|•
  •  𝐅𝐈𝐗 𝐘𝐎𝐔: 𝐈𝐧 𝐭𝐡𝐞 𝐒𝐡𝐚𝐝𝐨𝐰𝐬 𝐨𝐟 𝐏𝐚𝐢𝐧(ᴊɢ)ᵉⁿᵈ ✔
  • The Comedian's Last Laugh
  • Kiss of The Damned [TERBIT]
  • Crumbling Of Caste

[TAMAT-LENGKAP] Vote dan komentar sangat diapresiasi😺 Di kota yang tidak pernah benar-benar tidur, di antara bangunan yang dibangun dari ambisi dan jalanan yang tak pernah mengizinkan langkah berhenti terlalu lama, ada dua jiwa yang terus berjalan bukan karena tahu arah, tetapi karena tak tahu bagaimana cara berhenti. Prawira Dirja Kartasasmita yang tumbuh terlalu cepat, terlalu sunyi, terlalu terbiasa membungkam isi hati demi memenuhi ekspektasi. Hidup dalam dunia yang menuntut ketegasan tanpa jeda, di mana keberhasilan adalah mata uang, dan kelembutan dianggap kelemahan. Bukti nyata bahkan jiwa yang paling terlatih pun, pada akhirnya, bisa lelah juga. Rania Dwijaswari Atmadja yang dibesarkan dengan cinta dan tawa keluarga. Anak tunggal yang belajar menjadi dewasa sebelum waktunya, tetapi sering lupa bertanya apakah dirinya baik-baik saja. Di balik senyumnya tersimpan pertanyaan sederhana: akankah ia menemukan dirinya lagi jika terlalu lama beristirahat? Dalam perjalanan panjang yang penuh kebetulan untuk mencari tempat rehat dari kungkungan ekspektasi, akankah dua jiwa ini menemukan alasan untuk tetap duduk, ataukah pintu untuk pergi terasa lebih mudah untuk dijalani? #2 di Romansa (30 Juli 2025)

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo