Cool Boy

Cool Boy

  • WpView
    Reads 59,382
  • WpVote
    Votes 2,085
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 24, 2026
⚠️ FOLLOW DULU BARU BACA⚠️‼️ GRATIS KOK⚠️‼️ ⚠️𝐏𝐋𝐀𝐆𝐈𝐀𝐓 𝐉𝐀𝐍𝐆𝐀𝐍 𝐃𝐄𝐊𝐀𝐓 𝐃𝐄𝐊𝐀𝐓, 𝐁𝐄𝐋𝐀𝐉𝐀𝐑 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐇𝐀𝐑𝐆𝐀𝐈⚠️ Seorang Kris Kevin Regantara dengan sifatnya yang irit bicara ketika bertemu orang dan dingin kepada perempuan kecuali mamanya, akan kah ada orang yang bisa melehkan dinginnya Kevin? 𝐂𝐨𝐯𝐞𝐫 𝐛𝐲 𝐏𝐢𝐧𝐭𝐞𝐫𝐞𝐬𝐭 𝐒𝐭𝐨𝐫𝐲 𝐛𝐲 𝐀𝐫𝐢𝐬𝐚 𝐀𝐩𝐫𝐢𝐥𝐢𝐲𝐚𝐧𝐭𝐢 WARNING TYPO [SLOW UPDATE]
All Rights Reserved
#85
coolketos
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Sin of The Villainess
  • Abo Desire
  • The Unwritten Lady
  • Fake Nerd vs Ustad [TERBIT]
  • Musuh Tapi Menikah{Proses Penerbitan)
  • Ibayica
  • Young Mommy
  • Just let me live, Duke!
  • The Duke'S Red String

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines