Pagi ini Bima sedang dalam perjalanan menuju ke kantor. Saat di depan kantor seseorang memanggil nya "Bim, tunggu" ternyata Rachel sudah 10 menit yang lalu menunggu Bima. Bima menoleh ke belakang "mau apa Lo". "Gua mau ngomong sama Lo" menarik tangan Bima. Bima melepas tangan Rachel "Ngomongnya disini aja". "Ini penting Bim" Bima malas berdebat lalu dia mengiyakan Rachel " di mobil Lo?". Mereka sudah berada di dalam mobil Rachel lalu Rachel menunjukkan sesuatu ke Bima "Apaaa, hamil" Bima kaget. Rachel menunjukkan hasil testpack yang positif "iya gua hamil dan ini anak Lo" memegang perutnya. Bima menarik rambutnya frustasi "aaarghhh". "Lo harus tanggung jawab Bim, Gua gak mau anak ini lahir tanpa seorang papa" sambil meneteskan air mata Bima hanya diam tanpa mengomong sepatah katapun. Rasanya badan nya melemah dia tidak kebayang jika Clara tahu semua ini. "Bim Lo denger Gua gak?" "Iya Gua denger Lo" suara Bima melemah. Rachel memeluk Bima dan dia tersenyum puas karena rencananya berhasil juga untuk kali ini. "Gua harus kerja" Bima melepas pelukan Rachel dan turun dari mobil. Bagaimana keadaan Clara, apakah dia bisa menerima semuanya?
More details