Aturan Anti Cinta

Aturan Anti Cinta

  • WpView
    OKUNANLAR 58
  • WpVote
    Oylar 10
  • WpPart
    Bölümler 5
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Per, Kas 7, 2019
" MAAF " Hanya kata itu yang selalu saja terlontar dari mulut Adit. Apapun masalahnya, apa asal penyebabnya dan apakah menyakiti hati Dita? Itu menjadi tidak penting. Dita terlalu sering memaafkannya. Tapi ada saatnya dimana perasaan sebal dan terlalu seringnya dikecewakan itu menjadi perpaduan yang pas untuk melupakan Adit. Dita kali ini tak bisa. Sangat tak bisa. Ia ingin melupakan semua. Yang berawal dari Aturan Anti Cinta itu
Tüm hakları saklıdır
#44
adit
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Inside You
  • Nara [SUDAH TERBIT]
  • Maaf' (Revisi)
  • Show You
  • Kaluna
  • ARDILA & DINAR
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Bukti [COMPLETED]
  • Something Between Us
  • Langitra

"Coba Atha tebak, apa yang jauh di mata tapi dekat di hati?" "Usus." "ATHAA!" ___ Begitulah Atha di mata Netha. Serius, dingin dan kaku. Jika Netha selalu mengejar Atha, maka Atha selalu mengejar uang. Jika Netha selalu mencintai kehadiran Atha, maka Atha selalu mencintai pelajaran hitung-hitungan. Jika Netha selalu berambisi mengejar untuk mendapatkan Atha, maka Atha selalu berambisi untuk mengejar cita-citanya. Netha dan Atha. Keduanya bagaikan langit dan bumi, Yin dan Yang serta air dan api. Sedikitpun tak ada celah bagi Netha untuk mendapatkan Atha dalam hidupnya, Atha yang selalu melihat ke depan, Atha yang selalu bergerak maju tanpa memerhatikan sekelilingnya membuat Netha harus mengejar sosok itu dengan cepat. Hingga pada akhirnya Netha berhasil menghadang jalan Atha, gadis itu menjulurkan tangan agar dapat berjalan bersama-sama namun ditepis dengan cepat oleh Atha. "Lo tahu? Rasa lo itu cuma sekedar ambisi buat ngedapatin gue. Gue enggak mau buang-buang waktu buat ngeladenin orang kayak lo." -Atha Adithya- "Kamu selalu jalan ke depan, natap ke depan, buru-buru tanpa mencoba menikmati setiap momen di samping kamu. Memangnya di depan ada apaan sih?" -Netha Fanindita-

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi