Derasnya Hujan dan Lemahnya Bunga

Derasnya Hujan dan Lemahnya Bunga

  • WpView
    Lecturas 79
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, may 31, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Tetesan air hujan yang turun dengan deras diabaikan olehnya. Ia masih berdiri diam dengan emosi yang hampir meluap, mencoba menyembunyikan air matanya dariku. Beberapa menit yang lalu, aku baru saja mengakhiri hubungan kita. Dengan mulut yang sama dengan mulut yang terus mengucapkan kasih sayang kepada pria itu, dengan kejamnya aku mengakhiri hubungan kita. Betapa inginnya aku memeluk erat tubuh bidang lelaki di hadapanku ini, tetapi egoku menolak untuk membiarkan tubuhku bergerak. Hanya karena sebuah alasan kecil, hubunganku dengan pria itu berakhir. "Mengapa?" tanyanya menahan air mata yang hampir tumpah sambil menanyakan alasanku memutuskan hubungan kita. Dengan bodohnya pula aku membiarkan kata itu keluar dari mulutku. Aku harus mencoba mencari alasan untuk tidak membuatnya khawatir. "Kamu tidak akan mengerti... dan aku sudah muak denganmu!!" teriakku sambil berlari meninggalkannya di tengah taman, membiarkan air mata ini turun dan dihapus oleh derasnya hujan serta menghapus kenangan yang kita bangun bersama...
Todos los derechos reservados
#7
beginner
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The story of rain [END]
  • Ilusi
  • Ini Aku, Erlang
  • about us and him ✔️
  • Kalaya [END]
  • FIZYA
  • Let Me Love You Longer
  • Esya {TERBIT}
  • Falling To Pieces
  • Hujan tanpa Awan

Ketika hujan turun dengan air itu bertumpahan darah karena dia yg rela buat aku sebahagia ini, dan harus mengorbankan dirinya sendiri tanpa memperdulikan aku yg tak mau kehilangannya. "hujan emang buat kita sakit! Tpi hujan yg bisa buat kmu dan aku bahagia.." -rafi "Kebahagiaan aku hilang gitu aja karena kmu udh gak ada di dunia lagi" -vina Baca ya.. Jangan lupa vote! :) Vote! Vote!! Vote!!!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido