We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Darah Pendekar

Darah Pendekar

  • WpView
    Reads 351
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 22, 2019
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Asmaran S Kho Ping Hoo Kekuasaan, sejak jaman dahulu sampai sekarang, selalu mendatangkan kekerasan dan penindasan. Hal ini tidaklah mengherankan karena di mana terdapat para pendukungnya, terdapat pula pihak-pihak yang menentang nya, terdapat pula pihak-pihak yang merasa iri hati dan ingin merebut kekuasaan itu, dan pihak yang berkuasa tentu saja berusaha mati-matian untuk mempertahankan kekuasaannya. Maka, sudah tentu terjadi kekerasan dan penindasan demi mempertahankan kekuasaan dan dalam perebutan kekuasaan itu, mereka yang menentang tentu saja diberi cap pemberontak. lalim kepada penguasa yang ditentangnya. Hal ini terjadi sejak dahulu sampai kini, sejarah berulang sepanjang masa dan agaknya takkan pernah dapat dirobah selama kita manusia selalu mengejar kesenangan masing-masing.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [COMPLETED] Only Married Jiāngjūn
  • CINTA DALAM BAYANG-BAYANG TAHTA
  • Cinta Sang Prajurit (END)
  • Eleftheria
  • Pendekar Wanita Baju Putih (Pek I Lihiap) - ASKPH
  • RKS/ FSAAI

Meng Xiang Jia, putri dari kerajaan Cu harus kehilangan negara dan keluarganya karna tuduhan dari Kaisar bahwa keluarganya melakukan pengkhianatan, dibunuh oleh Jendral besar nan gagah Kekaisaran Xiang, Ding Jian Rui. Ketika yang tersisa dari kerajaan Cu hanyalah dirinya seorang, di depan sang Jendral, Ding Jian Rui dia berdiri dengan tanpa rasa takut melotot kearah sang jendral. "Ding Jian Rui! Kau bajingan, berani sekali kau membunuh keluarga kerajaan Cu kami!!!", Pria itu memberinya seringaian, "Oh? Benarkah? Apa ada peraturan yang mengatakan bahwa pengkhianat tidak boleh dibunuh? Putri Cu, Meng Xiang Jia, hadapilah kematian-mu dan temui keluarga-mu..", "Dengarkan dekrit dari Kaisar!!!", Seorang pria tergesa-gesa berlari masuk. Ding Jian Rui berlutut menerima titah, Meng Xiang Jia engan. Tapi dipaksa berlutut oleh pria itu, Jendral Ding. "Kerajaan Cu tidak terbukti melakukan kejahatan ataupun pengkhianatan, mengakibatkan kerugian yang begitu besar bagi kerajaan Cu. Meminta Jendral Besar Ding membawa anggota kerajaan yang tersisa ke istana untuk menemui Kaisar..", Keduanya pergi, bersujud di depan Kaisar Xiang, Yu Po Shan. Pria 30 tahun itu sekilas tersenyum menyeringai, "Telah membuat putri Cu kehilangan begitu banyak keluarga dan saudara, Jendral Ding telah melakukan kesalahan besar, bagaimana jika begini saja. Kaisar ini akan menganugerahi kalian sebuah ikatan, suami dan istri..", "Apa?!!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines