Story cover for Principe by afifatus_16
Principe
  • WpView
    Reads 4,138
  • WpVote
    Votes 74
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 4,138
  • WpVote
    Votes 74
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Oct 20, 2019
"Apa yang sedang kau lakukan ,Garren"
Daisy semakin merasan ketakutan saat Garren semakin lama memojokkan tubuhnya.

" Kau tau kan. Apa yang akan di lakukan seorang pria normal kepada seorang wanita yang penampilannya sangat seksi. Apalagi wanita tersebut sudah lancang masuk ke kamarnya tanpa izin"
Terlukis senyuman devil di wajah Garren.Daisy semakin ketakutan saat tubuhnya di himpit oleh tubuh besar milik Garren. Dia tidak bisa menghidar. Dia menyesali kegiatan bodoh yang telah dilakukannya sehingga harus berada di kandang macan. Ia hanya bisa berdo'a semoga badai besar datang menghancurkan apartemen ini.


whywhygogo
All Rights Reserved
Sign up to add Principe to your library and receive updates
or
#803nerd
Content Guidelines
You may also like
Gadis Bar-bar Dengan Sejuta Pesonanya  by fidela_05
102 parts Complete
Dia Misella Laudy Maxius, cewe yang mempunyai masa lalu. Tetapi masa lalu nya itu membuat hatinya hancur. Sampai pada masa itu sifatnya berubah, menjadi sosok orang yang bar-bar dan suka membuat para cowo baper dengan gombalan recehnya. Itu hanya untuk kesenangan di cover diri nya, tapi nggak dengan hatinya. Tujuan awal, dia hanya ingin semua cowo tertarik dengan nya. Tapi sejak waktu itu dia sadar, bahwa buat apa melampiaskan nya pada mereka. Tapi memang gak bisa dipungkiri, pesona dia mampu membuat beberapa cowo luluh pada kecantikan dan perbuatan absurd nya. Dia pernah bilang, "ngga ada yang bisa luluhin hati gue, yang susah buat lupa sama masa lalu." Tetapi dia ke makan sendiri omongan nya. Tiba-tiba suatu hal yang tak terduga, dia terjerat dengan seseorang yang bisa membuat dia lupa akan masalalu. Haha lucu juga yah, gadis bar-bar kaya dia, bisa luluh sama cowo dingin, datar, plus seperti kulkas berjalan. Tapi sangat sayang, dia tampan, sampai-sampai selalu buat dia ketar-ketir di dekat nya. **** Deg "Lo?!" Seru Misell yang kini terkunci dengan tatapan itu. "Ya, ini gue kenapa hm?" Ucap lelaki di telinga Misell berbisik dan itu membuat Misell merinding. "Em -- itu anu nggak deh nggak jdi" kikuk Misell yang melihat tatapan tajam lelaki itu. "Katanya mau gombalin sini" ucap lelaki itu dengan suara berat nya yang kini masih memegang pinggang Misell. "Help me makk!!" Batin Misell. **** "Dasar kulkas"gumam Misell. "Gue denger!" Balas lelaki itu. 'Ini kesialan atau keberuntungan?Cogan nambah stok lagi!!!!!' batin Misell menjerit. CERITA INI MEMANG BANYAK BAB, TAPI KALIAN BAKAL GA BOSENN!! *** kalo penasaran Yo baca semoga terhibur Haluan gue si author( ◜‿◝ )♡. NO PLAGIAT OKAYY!!! Rank 1 in #misel Rank 1 in #coplegols Rank 1 #bobrok Rank 1 #ceritaseru Rank 1 #remaja
You may also like
Slide 1 of 9
Caramel cover
Bad Girl Vs Kutu Buku cover
The Most Wanted cover
DIA SANDRA(Selesai✔️) cover
 MARDARA cover
Adelia Story cover
Rental Boyfriend cover
Gadis Bar-bar Dengan Sejuta Pesonanya  cover
Horibble Woman (END) cover

Caramel

67 parts Complete

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?