Gavian and Caca

Gavian and Caca

  • WpView
    Reads 545
  • WpVote
    Votes 114
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 25, 2020
"Jika harus memilih, antara nafas dan cinta. Maka aku memilih nafas terakhir untuk mengatakan, "Aku cinta padamu." -Gavian Alvaro "Aku mencintaimu bukan karena siapa kamu, tetapi karena siapa aku ketika aku bersamamu." -Clarissa alcaitline Benci jadi cinta? What? Gengsi kali! Tapi kalian akan merasakan kenyataan setelah membaca cerita ini. -Jangan terlalu benci nanti jadi cinta. -Jangan terlalu cinta nanti jadi benci. @aldamahendra •|Cerita di buat pada tanggal 24 November 2019.
All Rights Reserved
#281
ganteng
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Davino [End] ✔
  • ' HATTERS '
  • ✔Calysta || End
  • ANGKASA [Sequel Sekasa] (COMPLETED)
  • Devano (Tamat)
  • ZATARFA (Tamat)
  • Couple Goals (tahap revisi)
  • NADELEINE (End)✓
  • My Boyfriend Is a Doctor and CEO (SELESAI)

[Harap Follow terlebih dahulu sebelum membaca] Tq. "Utamakanlah perasaan dari pada persahabatan." Mungkin kalimat itu tak berlaku bagi Alvino Sandi Geraldo. Lelaki yang sudah menjadi sahabat Alda Silfiani Claretta sejak kecil itu memilih untuk membungkam rapat-rapat tentang perasaannya. Alda yang terlalu polos dan Alvino yang pengecut membuat hubungan mereka semakin tak jelas arahnya. Semakin mereka menjaga jarak, semesta malah semakin gencar membuat mereka terjerat oleh rasa sesak. Jeritan hati yang ingin didengar, harapan yang dalam diam selalu disuarakan pada akhirnya hanya menjadi setumpuk beban yang tak akan pernah bisa dilepaskan. Pada akhirnya, perihal perasaan hanya bisa dipasrahkan kepada Tuhan. Benar, bukan? Copy right ©️ 26 Des 2019 Jangan lupa Vote + Coment😉

More details
WpActionLinkContent Guidelines