We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
《CoretanPenaa》

《CoretanPenaa》

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Sun, Oct 20, 2019
WpInfo
Poetry
Sejujurnya aku tak suka berkata-kata. Apalagi harus sampai berpuisi ria. Namun hanya di ruang ini. Aku bisa mengungkap segala isi hati Tentang senyum mu yang candu Dan segala hal tentang keunikan dirimu Pengecutnya diri ini Hanya berani ungkap lewat coretan puisi
All Rights Reserved
#52
sadboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JELAGA
  • Tentang Rindu [Sudah Diterbitkan]
  • Pangeran Kelas
  • Cinta Bertepuk Sebelah Tangan (COMPLETED {MASA REVISI})
  • Bad to Beautiful (First Love)✔
  • 4A
  • Mengapa Harus Jatuh Cinta ?
  • The Loveliest LOVE
  • Kisah Nyata Dalam Mimpi
  • Diana
JELAGA

Dalam dingin, kehangatan itu muncul. Membalut meringkus es batu. Mencacah setiap jengkal apa-apa yang keras. Menggerus kepadatan yang membekukan. Dengan demikianlah. Inilah Jelaga. Si Pria dingin yang mulai merasakan apa itu kehangatan yang membuat jantungnya berdebar. Yang hanya tersenyum ketika 'satu'-nya merangkul tawa-tawa. Yang bibirnya terkulum sebab mata cerah dengan tawa meledak dari 'satu' Satunya yang cantik, satunya yang baik, dan satunya yang membuat kepalanya terisi penuh oleh kehangatan-kehangatan yang ia lakukan. "Untukmu satu, dengan kertas usang, dan lirihan ucapan yang terungkap seiring desingan angin perlahan. Kini kuucapkan, bahwa aku jatuh pada ucapan yang membuatku rapuh dan ringkuh dalam satu waktu. Untukmu satu, aku mencintaimu" -jelaga.

More details
WpActionLinkContent Guidelines