CINTA | DHAFA • SILFA

CINTA | DHAFA • SILFA

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 1, 2020
Semua berawal darinya. Tepatnya dari sorot matanya yang tajam. Dari semua senior yang aku lihat. Hanya dia yang membuat mataku tidak bisa terpejam bahkan hanya untuk sedetik. Jika saja waktu itu aku tidak sedang berdebat dengannya tentang namaku. Mungkin aku tidak akan menjadi bodoh seperti ini. Iya, bodoh hanya karena mencintainya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Backstreet
  • Irene (On Going)
  • GHATAN
  • Cinta Di Akhir Hayat
  • Kita Sembuh Bareng?
  • SWEET FIRST LOVE
  • My Beautiful Classmate
  • My favorite person
  • MAHENDRA
  • Karena Kamu Adalah Alasannya

Aku jatuh cinta padanya, jatuh sedalam-dalamnya hingga aku lupa bahwa dia tidak pernah mengungkapkan hal yang serupa. Aku sangat berharap padanya, tapi hanya kekecewaan yang aku dapatkan akhirnya. Haruskah aku bertahan dalam hubungan ini ataukah aku harus melepaskan dan mencari yang lebih baik darinya. Semenjak mengenal dia aku menjadi tau arti sebenarnya dari kata 'bersamamu sakit, tapi tidak dengan kamu lebih sakit.'

More details
WpActionLinkContent Guidelines