Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Everthing I Hate

Everthing I Hate

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 21, 2020
Aku adalah Pricelia Aleena Caneza. Aku tidak tahu siapa yang menjadi peran utama dari kehidupan ini dengan berjalannya waktu semua orang ingin memakai kekuasaan mereka yang dimilikinya tapi aku tidak ingin mereka mengetahui identitas asliku yang sebenarnya yaitu pemilik perusahaan terbesar di dunia. Aku ingin dunia ini menjadi milik bersama bukan hanya seorang. Aku ingin kehidupan bersama orang yang kusayangi tidak akan pernah putus. Sekolah yang diberi nama yang memakai hanya memakai kekuasaan bukan karena kejeniusan. " Apakah aku bisa menghapuskan benci ini ? " " Jadilah dirimu sendiri " " Diri ini adalah diriku bukan yang dulu " " Bangkitlah " Yang mempunyai kehidupan yang dibencinya akan kah Pricelia aleena caneza bisa mengatasi masalah tersebut yang akan menjadi cerita hidupnya. *Tidak bermaksud menyinggung* @Kmikha~
All Rights Reserved
#2
weare
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • Chronicles of Laurent : Bangkit di Dunia Fiksi (AMNSE)
  • Just a Fan
  • Di Batas Angan
  • Transmigrasi Seline (END)
  • Kesedihan [SELESAI]
  • The Elements
  • Darkness [ORINE]

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines