Dark Note

Dark Note

  • WpView
    مقروء 2
  • WpVote
    صوت 0
  • WpPart
    فصول 1
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: أحد, أكتـ ٢٠, ٢٠١٩
susah menjadi seorang dengan empati yang besar, karena mengajukan penolakan bertentangan dengan perasaan. rasa ingin selalu memberikan usaha kepada orang lain begitu memuaskan bagi orang yang ber- empati mungkin bagi mereka yang tidak termasuk kaum empati, kami si kaum empati sangat baik mau memikirkan permasalahan orang lain, pemikiran bahwa permasalahan kaum kami mungkin dapat dilewati dengan mudah karena kami masih bisa sibuk dengan permasalahan orang lain tak terelakan bagi mereka. tidak menjadi persoalan jika mereka yang ber- empati adalah mereka yang ekstrovert, lalu bagaimana dengan mereka yang introvert? kemana permasalahan mereka? terbiasa dengan semua bantuan yang diberikan oleh si empati introvert justru memupuk semua permasalahan diri sendiri bagi si introvert, lantas kepada siapa dia mengeluhkan permasalahannya? ketika dia sendiri dianggap si pemecah masalah oleh orang lain? ketakutan-ketakutan yang terus menumpuk yang ditulis dalam bentuk "dark note" yang entah kepada siapa tulisan itu ditujukan, mungkin hanya sebagai bentuk pengalihan demi sedikit kesadaran untuk tetap bertahan waras, di tengah kekalutan akan tenggelam dalam ketakutan untuk merebut kewarasannya sendiri
جميع الحقوق محفوظة
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • Diary Nur
  • Dua Jejak (novel teaser)
  • Childhood Memories
  • fvck u, goodluck.
  • ketua? bwahahahahaha/beombin
  • Holla, Hiper! (Complete)
  • Hate Leads to Love
  • 𝓐𝓴𝓾 𝓢𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓜𝓮𝓶𝓪𝓷𝓭𝓪𝓷𝓰 𝓛𝓪𝓷𝓰𝓲𝓽 𝓑𝓲𝓻𝓾 𝓘𝓽𝓾
  • All Eyes On Me !
Diary Nur

Ada yang bilang pendiam dan pemalu itu berbeda. Tapi hal itu tidak berlaku untuk Nur. Sama saja. Kedua sifat itu ada di dalam dirinya, juga semua sifat lain yang membuatnya menobatkan dirinya sendiri sebagai orang yang introvert. Sifat ini semakin diperparah pula dengan tingkat kepercayaan dirinya yang anjlok. Hal yang membuat Rani sahabatnya sering kali geregetan sendiri. Di kampusnya, Nur punya seseorang yang ditaksirnya sejak semester satu. Rio namanya. Cowok gentle lagi ramah yang disenangi banyak orang. Kelakuan Rio yang pada dasarnya memang baik sering kali membuat Nur menjadi salah tingkah dan menganggap bahwa Rio memang menaruh perhatian padanya. Namun Nur harus bersiap patah hati mengetahui bahwa Rio tengah dekat dengan Martha, si kembang kampus. Di saat yang sama, seorang pemuda Alvin hadir di kehidupan Nur. Ada-ada saja kebetulan yang mempertemukan mereka berdua. Hingga saat Nur harus patah hati karena Rio dengan Martha, Alvin lah yang hadir di sana menghiburnya. Alvin membawanya pada pemahaman-pemahaman baru yang tidak pernah ia pikirkan sebelumnya. Nur dibuat terpana dan terhasut untuk mengikuti berbagai pandangan hidup filosofis ala Alvin. "Cantik itu hanyalah sebuah pengakuan. Karena itu sifatnya sangat subjektif. Namun banyak wanita menyalahkan diri mereka sendiri karena tidak mendapat pengakuan itu. Padahal hidup mereka jelas jauh lebih berharga daripada sekedar untuk mendapat pengakuan seperti itu." ~Alvin "Kehadirannya memang tak berhitung bulan. Hanya beberapa minggu, tapi memberi pengaruh besar terhadap diriku." ~Nur

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى