Monochopsis [2]

Monochopsis [2]

  • WpView
    Reads 5,247
  • WpVote
    Votes 645
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 9, 2024
Ada yang dipertemukan lewat tatap untuk memulai rasa. Interaksi-interaksi canggung adalah komunikasi non-verbal dengan apik menyamarkan komunikasi verbal dan paraverbal yang saat ini begitu banyak ditempuh begitu banyak orang sehingga menjadikan dunia bising. Cerita ini adalah kisah kecanggungan antara Bentara dan Bening yang memulai begitu banyak hal dalam keterdiaman dan semesta yang membantu memberi intens. Cerita tentang berbicara ke dalam, memaafkan, cita-cita, kesalahan, kepecundangan dan memaknai secara utuh agar yang luruh bisa dibasuh. Copyright © 2019 by nauraini
All Rights Reserved
#22
dialog
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Good Doctor
  • Cinta Lokasi (Arsyah)
  • Judul Standar - The Beautiful Roses
  • SENANDIKA [ON GOING]
  • Senandika : Titik Temu
  • Destiny ✓
  • Cewek Judes VS Cowok Kepedean (Complete)

Lara dan emosi telah terkubur dalam. Meninggalkan kenyataan akan kedudukan, keluarga dan kenangan. Dia telah melihat bagaimana kehidupan dulu, meski sementara lalu kembali terhapus setelah bangun kembali. "Setidaknya aku akan berusaha bahagia lagi. Meski mungkin sulit." Bibirnya tersungging meski tak mendapatkan emosi dari ingatan terdahulu. "Terimakasih Dion dan Arsena. Kapal layar telah sampai di tujuan, kini giliran kapalku yang berlayar di semesta luas ini." Dipandangnya kedua sosok itu lalu membungkuk memberikan salam terakhir. ... Terbangun dari sisa mimpi, hanya nama samar Arsena yang masih lekat. Ia sedikit takut lupa. Hari masih gelap, jika kembali tidur mungkin akan benar-benar lupa sisa mimpi ini. "Huahh, alat tulis. Mesti harus ada bekas mimpi." Ujarnya usai menguap lebar. Menengok ke kiri dimana nakas berada, namun tak satupun benda untuk menulis berada. Sementara hasrat kembali tidur kian menguasai. Jujur saja bagi buta ini amat dingin hawanya, sehingga ia menyerah terhadap kantuk. Karya ke tiga nih, semoga menghibur 😁 Vote dan kasih komen pliss.

More details
WpActionLinkContent Guidelines