Auzie (HIATUS)

Auzie (HIATUS)

  • WpView
    Reads 348
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 19, 2020
Inginku berdiri disebelah mu, menggenggam erat jari jarimu. Mendengarkan lagu sheila on 7 seperti waktu itu, saat kau disisiku... Dan tunggulah aku disana memecahkan celengan rinduku. Berboncengan denganmu, mengelilingi kota menikmati surya perlahan menghilang. Hingga, kejamnya waktu menarik paksa kau dari pelukku. Lalu kita kembali menabung rasa rindu saling mengirim doa sampai nanti sayangku. Berpura-pura bahagia layaknya orang lain. Hidupnya selalu dilengkapi oleh fake smile yang selalu ia tampilkan kepada teman-temannya. Dirinya selalu bertanya kepada tuhan... Apakah aku akan selalu seperti ini? Apakah di kemudian hari aku akan sendiri? Entah apa ia selalu menanyakan hal ini, padahal dirinya selalu dikelilingi oleh orang-orang yang sayang kepadanya. Awalnya hidupnya monoton datar tapi saat kedatangan 'dia' hidupnya menjadi lebih berwarna walau tidak semunya. Kesepian masih melengkapinya. This is my life Don't you judge my life Cause i think you don't know about my life You just think if you understand me But you wrong! You don't know about me! You don't understand me! So, please stop thinking if you believe me. Cause i don't believe that!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RANNA
  • Badgirl Vs Ketos(ongoing)
  • Again?
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • friendship dump
  • REYRA🍁 [TERBIT]
  • DikaRanggi
  • SEKASA(SEbuah Kisah terbiASA)
  • Ayesha Transmigration
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
RANNA

Tidak semua hal yang berawal indah berakhir dengan indah. Tidak semua hal yang manis akan selamanya manis. Tidak semua hal yang selalu ada akan tetap begitu, apakah kamu juga begitu? Tidak semua kisah cinta di penuhi dengan cinta. Tidak semua ketulusan di balas dengan semestinya. Tidak semua orang mengerti itu, apakah itu kamu? Inilah kisahnya, Ketulusannya di ambil dari keikhlasannya. Cintanya di ambil dari pembuktiannya. Apapun akhir kisahnya nanti, setidaknya kita pernah berada dalam alur yang sama meski dalam peran yang berbeda. Akkhirnya, perjalanan panjang ini sudah menemukan tujuannya. Meski pada akhirnya, kita tiba di pelabuhan yang berbeda. Sepertinya, ada yang salah dalam perjalanan kita kemarin. Bukan kita, lebih tepatnya aku dan kamu. Aku yang pernah mencintaimu sampai sehabis-habisnya, dan kamu yang menghabiskan cintaku sampai hilang tak bersisa. Terimakasih pernah menjadi salah satu bagian terpenting dalam kehidupan ini. Aku akan mengenangmu sebagai orang yang pernah sangat aku cintai. Aku akan mengingat segalanya tanpa ada yang terlewatkan, bahkan sampai semua itu bosan untuk hinggap di ingatanku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines