Story cover for Senja by sadinssy
Senja
  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Oct 20, 2019
Fajar melirik Senja yang menikmati coklat panasnya sambil menatap ke luar jendela yang buram karena air hujan. Fajar meletakkan kepalanya di atas meja.

"Senja?" Senja menatap Fajar yang wajahnya tertutup sebagian rambutnya. Senja menunggu ucapan Fajar selanjutnya.

"Bukan senja namanya jika tak sendu, bukan senja namanya jika tak sunyi, dan bukan senja namanya jika tak mencipta rindu, Sunset yang indah dan semoga tidak pernah pamit seperti di langit," Ucapan Fajar membuat Senja tersenyum, senyum yang bahagia ia tunjukkan.

"Kamu Fajarku, Fajarku yang selalu embun dan sejuk, yang selalu memberikan hari-hari baru yang membahagiakan untuk Senja," balas Senja.

Fajar ikut tersenyum, menatap indah mata teduh Senja yang selalu memberikan kehangatan dan harapan. Senja pun sebaliknya, menatap Fajar yang menyejukkan dan penuh hari-hari berwarna di matanya.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Senja to your library and receive updates
or
#2senjadanfajar
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Sunrise Become Sunset (End)✓ cover
GALLENDRA  cover
FASE cover
Masa Remaja si Penikmat Senja cover
ANZARA {END} cover
Heartbeat cover
FAJAR- The Sun After Set cover
SENJA & FAJAR cover
Senja Kaylara [ END ] cover

Sunrise Become Sunset (End)✓

20 parts Complete

Senja dan Fajar apa bisa bersatu? Karena saat Senja datang, Fajar telah hilang. Dan saat Fajar muncul, Senja masih lama akan keluar. Cerita klasik yang sering terjadi. Masalah hati, cinta, perasaan, dan persahabatan. Jika memilih antara sahabat dan cinta, mana yang akan kau pilih? ... Cinta dalam diam, dan tak bisa mengungkapkan perasaan. Rasa yang sama, tapi tak terucapkan sekian lama. Mungkinkah, Fajar yang datang saat mentari beranjak menuju bumi. Bisa berjumpa dengan Senja yang menunggu di peraduan? "A--aku takut," gema suara Senja menatap kepergian dirinya. Fajar hanya bisa diam di tempat menunggu gilirannya datang. Sebuah kisah cinta klasik, Fajar dan Senja yang harus melawan takdir dan karakter diri mereka. Dan harus melawan tangis dan air mata saat perpisahan tiba. Namun, apakah mereka bisa bersama? Tidak semudah membalikkan telapak tangan saja. Senja yang kikuk. Fajar yang terlalu menjaga harga diri. Tidak ada yang berani mengungkapkan isi hati. Ada apa dengan dunia ini? Story by : @aquilarashynh and @Thika_Nao1