See You There [Viona]

See You There [Viona]

  • WpView
    Reads 473
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 27, 2024
"Sampai jumpa lagi, Luka. Semoga kita bertemu di saat aku sudah siap menghadapimu." Viona, gadis tertutup yang memiliki banyak luka. Ia hanya memendamnya sendiri. Tidak menceritakan isi hatinya kepada siapapun, sahabat bahkan keluarganya. Sejak kecil, ia terbiasa memendam semuanya. Ia memiliki masa lalu yang pernah menjadi penopang hidupnya. Namanya Andra. Laki-laki itu pergi dan memutuskan hubungan mereka yang telah terjalin selama tiga bulan. Padahal saat itu, Ia benar-benar membutuhkan seseorang di sisinya. Namun, sejak bertemu Rafa, Ia merasakan sebuah perubahan. Merasakan manisnya memiliki banyak orang yang tulus menyayanginya. Banyak hal yang Rafa perkenalkan padanya. Pemikirannya kini menjadi terbuka dan Viona sadar dulu melakukan kesalahan besar. Menyalahkan dunia atas luka yang diterimanya di masa lalu. [ON GOING]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diary Zofanya
  • Gebetan (Crush) [COMPLETED]
  • KALI KEDUA [✓]
  • Hopeless
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • Valcano
  • ANCABAKA [TERBIT]
  • LOVE OF THE PAST
  • My Boyfriend Is Playboy
  • EPIPHANY

Setidaknya aku ingin merasa kali ini jiwaku hidup. Aku selalu menunggu sinar bulan untuk menerangi kegelapan malam ku. Aku selalu menunggu mentari datang menyapa menyambut pagi ku. Tapi sayangnya, semua itu tak pernah lagi kurasakan. Setiap hembusan nafasku, rasanya selalu mencekik di pangkal tenggorokan ku. Seolah-olah dunia memang tidak menginginkan aku untuk ada. Aku benci keadaan ini. Aku lelah. Tapi aku tak bisa menyerah untuk saat ini. "Bisakah kamu hadir hanya untuk menyembuhkan luka ini sekejap saja? aku sakit Ga" aku menekuk lutut di sudut kamar dengan air mata yang tak berhenti jatuh membasahi pipi putihnya. Jemarinya kuat mengepal, merefleksikan bahwa ia sedang sangat ketakutan. Kusematkan namamu dalam hatiku. Sejauh apapun dirimu saat ini, aku akan selalu membawamu mengabadi. Argio Devanandra. Dalam relung hatiku, aku katakan aku mencintaimu. Dari masa lalumu Zofanya Anggia Putri

More details
WpActionLinkContent Guidelines