SAJAK KALBU

SAJAK KALBU

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 22, 2019
Kiasan yang indah berasal dari kalbu Lebih indah dibentuk dalam bait Selamat bersajak
All Rights Reserved
#76
kiasan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)
  • 365 HARI BERCINTA DENGAN PUISI
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)
  • aku bukan penyair
  • Semua Memukul (✅)
  • My Wish
  • My SIN (GXG iam Lesbian)
  • Rembulan Yang Sirna
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines