Our Different

Our Different

  • WpView
    Reads 123
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 16, 2020
Alanza Agatha cewek cantik keturunan bule dari ibunya dan ayahnya, saat ia beranjak dewasa ia ditakdirkan untuk bertemu dengan cowok yang harus menyakiti perasaannya. Namun siapa sangka, saat ia ingin bertemu sahabat nya, ia malah dipertemukan dengan seseorang yang dulu sempat mengubah hidupnya. Saat itu juga dia tidak tau mau gimnaa lagi, dia hanya harus menerima apa yang telah terjadi dan siap menerima yang dilalui nya saat saat dulu. ©Oiizyys (n.) Maaf jika ada kesamaan genre cerita. Cerita ini murni hasil pemikiran author.
All Rights Reserved
#19
wattpad20
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Jejak Waktu [Complete]
  • Together With Her
  • AldinoAgatha [Re-Write]
  • No Longer Mate
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Kelas A [End]
  • Yang Dicari
  • I'am not perfect [END]

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines