Bridled that's Seventeen

Bridled that's Seventeen

  • WpView
    LECTURAS 219
  • WpVote
    Votos 25
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadConcluida sáb, mar 14, 2020
tentu saja hidup memiliki suatu tujuan. kadang tujuan itu terhambat atau sebaliknya berjalan mulus dengan keyakinan yang tinggi. Bagi mereka berdua hidup itu, memiliki sisi yang berbeda, ada dimensi pembeda ataupun mereka sendiri yang membuat dimensi itu hadir diantara pencapaian kebahagian yang telah dia usahakan. Dengan hubungan timbal balik berusaha menyembunyikan suatu hubungan, bagaikan bangkai,suatu saat akan tercium juga. ¤ Namanya di kenal semua orang karena kebaikan hatinya. Hidup sederhana bersama keaedahan hatinya. ¤ Pun dengan sang pasangan, namanya di kenal semua orang karena sifatnya yang terlalu bodo amat dengan orang yang ia pedulikan hanya orang-orang terdekat saja. Toh jika memikirkan mereka semua, orang-orang itu tidak membayar nafasnya. ¤ Ditengah-tengah kerumitan itu, pasangan yang diagung-agungkan orang itu belum tahu bahwa sedari awal ada tembok besar yang menghalangi.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Interweave
  • GRIZELLE [Completed]
  • This Girl Is Half His Age
  • The Dark Side(END)
  • ARISYI EL QATHYA
  • Erlangga
  • Jejak Hati di Persimpangan Takdir
  • "diam-diam jatuh cinta"
  • Behind The Smile
  • Caramel

"Kamu tahu di usia berapa ibumu melahirkan kamu?" Thesa tahu. Namun, ia memilih untuk mengunci mulutnya rapat. "Delapan belas tahun." Opa menjawab dengan raut datar. "Di usia semuda itu dia sudah berani jadi pembangkang. Akibat dari itu masa depan ibumu hancur karena kesalahannya sendiri. Jadi, kamu sebagai anaknya jangan berani melawan saya kalau tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama. Mengerti?" *** Seumur hidup Thesa tinggal di rumah opanya bersama oma tirinya. Dia tidak punya sosok ayah, tapi ibunya masih hidup. Wanita itu tidak pernah berada di sisinya sedari kecil. Namun, Thesa paham mengapa ibunya pergi. Dia hanyalah anak di luar nikah, apa pentingnya eksistensi Thesa dalam hidup sang ibu? Dan ketika opanya berusaha belajar dari masa lalu, tanpa sadar pria tua itu malah membawa Thesa ke jurang yang lebih dalam. Melangsungkan pertunangan demi menghindari kesalahan yang sama justru tidak membuat segalanya lebih baik. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, kata pria itu. Di usianya yang baru menginjak 17 tahun ia harus bertunangan. Thesa tidak punya keberanian untuk melawan sang opa yang sudah merawatnya sejak kecil. Sementara sedari dulu diam-diam Thesa menyimpan perasaan kepada Gamaliel, teman masa kecilnya. Bertahun-tahun perasaan itu terpendam, nyatanya semakin dalam hingga Thesa sendiri tidak tahu apakah ada jalan keluarnya. Lantas ketika pertunangan itu terlanjur berlangsung, apakah Thesa mampu menjalaninya? 12/05/23

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido