Bridled that's Seventeen

Bridled that's Seventeen

  • WpView
    Reads 219
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Sat, Mar 14, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
tentu saja hidup memiliki suatu tujuan. kadang tujuan itu terhambat atau sebaliknya berjalan mulus dengan keyakinan yang tinggi. Bagi mereka berdua hidup itu, memiliki sisi yang berbeda, ada dimensi pembeda ataupun mereka sendiri yang membuat dimensi itu hadir diantara pencapaian kebahagian yang telah dia usahakan. Dengan hubungan timbal balik berusaha menyembunyikan suatu hubungan, bagaikan bangkai,suatu saat akan tercium juga. ¤ Namanya di kenal semua orang karena kebaikan hatinya. Hidup sederhana bersama keaedahan hatinya. ¤ Pun dengan sang pasangan, namanya di kenal semua orang karena sifatnya yang terlalu bodo amat dengan orang yang ia pedulikan hanya orang-orang terdekat saja. Toh jika memikirkan mereka semua, orang-orang itu tidak membayar nafasnya. ¤ Ditengah-tengah kerumitan itu, pasangan yang diagung-agungkan orang itu belum tahu bahwa sedari awal ada tembok besar yang menghalangi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Interweave
  • Kisah kita
  • Trust
  • Caramel
  • Jejak Hati di Persimpangan Takdir
  • Erlangga
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • "diam-diam jatuh cinta"

Seumur hidup Thesa tinggal di rumah opanya bersama oma tirinya. Dia tidak punya sosok ayah, tapi ibunya masih hidup. Wanita itu tidak pernah berada di sisinya sedari kecil. Namun, Thesa paham mengapa ibunya pergi. Dia hanyalah anak di luar nikah, apa pentingnya eksistensi Thesa dalam hidup sang ibu? Dan ketika opanya berusaha belajar dari masa lalu, tanpa sadar pria tua itu malah membawa Thesa ke jurang yang lebih dalam. Melangsungkan pertunangan demi menghindari kesalahan yang sama justru tidak membuat segalanya lebih baik. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, kata pria itu. Di usianya yang baru menginjak 17 tahun ia harus bertunangan. Thesa tidak punya keberanian untuk melawan sang opa yang sudah merawatnya sejak kecil. Sementara sedari dulu diam-diam Thesa menyimpan perasaan kepada Gamaliel, teman masa kecilnya. Bertahun-tahun perasaan itu terpendam, nyatanya semakin dalam hingga Thesa sendiri tidak tahu apakah ada jalan keluarnya. Lantas ketika pertunangan itu terlanjur berlangsung, apakah Thesa mampu menjalaninya? 12/05/23

More details
WpActionLinkContent Guidelines