Saat Masa Lalu Kembali

Saat Masa Lalu Kembali

  • WpView
    Reads 315
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Tue, Mar 3, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Aku, kamu, dan masa laluku. ••• Kamu berubah karena dia kembali. Kamu menjauhiku karena dia kembali. Kamu membentakku karena dia kembali. Kamu memutuskan hubungan kita, karena dia kembali. Dan dia masih sama seperti dulu, masih mencintaiku. Tapi tenang saja, aku tak lagi mencintainya. Tapi, kamu tak pernah percaya kata-kataku lagi, tak seperti dulu. Aku tau kamu berubah karena dia, tapi ini tentang kita bukan tentang dia. Semua kebahagiaanku sirna, karena dia. Tapi aku tak bisa membencinya, karena dia aku bisa kuat seperti ini tanpa kehadiran dirimu lagi.
All Rights Reserved
#253
william
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aerilyn
  • Kapan Kau Kembali?
  • Another Goodbye (The Other Side 2)
  • DENTING  [Revisi]
  • SalFlo
  • Halcyon
  • Terima kasih Ravindra
  • Aku Dan Bintang [COMPLETED]
  • REIHANA [Completed]
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
Aerilyn

Aerilyn bellvania meise. Aku selalu tersenyum ketika memandangmu, tetapi di dalam hatiku berkata. Inilah seseorang yang dulu selalu keperjuangkan dengan segenap jiwaku, dan kini sang waktu telah jauh meninggalkan kita. Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik. Sebuah tempat yang telah menjadi takdirmu dengan semua berkah dan kenikmatan dari-Nya, itulah yang pantas untukku. Kini waktu telah menjawab sebuah pertanyaan klasik, aku bukan yang terbaik untuk dirimu. Maka lanjutkanlah langkahmu, tetap tersenyumlah seperti itu. Aku akan tetap bahagia di sini apabila aku bisa memandang kau bahagia di sana. Mataku nanar melihat batu nisan bertuliskan orang yang kucintai, deraiku tak bisa ku tahan sehingga kubiarkan jatuh di tanah bersama tetesan lain dari langit Kata-kata dulu yang pernah ku ucapkan kepadamu kini hanyalah tinggal ilusi. "Lo tenang aja, gue gabakal ninggalin tanggung jawab. gue bakal ada disisi lo sebisa yang gue mampu. Lo gausah khawatir, gue akan selalu sayang sama lo hari ini, besok dan seterusnya." Aku merindukanmu, air mata ini tak dapat ku tahan lagi. Aku benar-benar merindukanmu. Buat readers jangan lupa vote dan kritiknya😊 CERITA AKAN DIREVISI SETELAH TAMAT! Update hari Minggu! {{{{{ON GOING}}}}}

More details
WpActionLinkContent Guidelines