We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Inconsistendency

Inconsistendency

  • WpView
    Reads 239
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 22, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Melajang, mengumpulkan pundi-pundi rupiah, bebas, adalah cita-cita keduanya yang terpatahkan oleh jebakan kenyataan. Pernikahan, hubungan, dan komitmen bukanlah hal yang didambakan oleh Azura dan Prima. Ideologi yang serupa namun kontradiktif di saat yang sama merupakan hal lucu yang tak pantas ditertawakan selain kenyataan bahwa mereka kini tersatukan oleh takdir. Percaya? Prima tidak. apalagi Azura. Tunggu saja hingga mereka tak tahan lagi. Menanti waktu yang tepat untuk berpisah, atau ... mengungkapkan rasa dan mengalah pada ego berkedok idealisme?
All Rights Reserved
#1
idealisme
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mahabbah di Ufuk Timur
  • Love And Hurts (SELESAI)
  • THE LOVE STORY HAURAA
  • Jodoh?? Mungkin.
  • ZiAron [END]
  • MARRIAGE without Foundation[END]

─── ・ 。゚☆: *.☽ .* :☆゚. ─── Apa yang ada di benakmu ketika kejadian dari novel kerajaan favoritmu menjadi nyata? Seorang pangeran yang datang menyelamatkan sang putri menggunakan kudanya? Sangat mustahil bukan? Tetapi pada kenyataannya itulah yang dialami oleh Zayna Kaifiya. Gadis yang baru saja berusia 18 tahun itu tak menyangka jika dirinya ditakdirkan bertemu seorang lelaki berwajah elok dengan kuda gagahnya. Pertemuan dengan lelaki itu membuat hidupnya seketika berubah 180°. Hidup yang awalnya penuh kemewahan, kebebasan, dan selalu dipuja-puja itupun seketika luruh dalam satu malam. Sebenarnya apa yang terjadi? Darimana asalnya lelaki dengan kuda putihnya itu? Apakah ia seorang pangeran? Atau kini Zayna yang sedang terjebak didalam sebuah novel kerajaan? ⋅•⋅⊰∙∘☽༓☾∘∙⊱⋅•⋅ "Jika jodoh adalah cerminan diri, lantas mengapa Allah menakdirkan kita bersama, padahal kita bagaikan air dan minyak yang tidak akan pernah bisa bersatu." Lagi, Zayna terus mencerca Kafka dengan berbagai pertanyaan. Sedangkan sang lawan bicara tersenyum tipis, "Itu menurut logikamu. Jika Allah sudah berkehendak demikian, berarti Dia lebih mengetahui apa yang terbaik bagi hambaNya. Dan hakikat pernikahan ini ialah saling melengkapi satu sama lain, bukan ajang paling baik dan benar." "Bagaimana kalau tidak baik? Bagaimana kalau tidak bisa saling melengkapi?" Sanggah Zayna. "Itulah iman. Tetap berbaik sangka walaupun keadaan tengah menghancurkannya." Balas Kafka membuat Zayna mengunci bibirnya rapat rapat. Start: Juni 2024 Finish: #KARYA03

More details
WpActionLinkContent Guidelines