Agha Aludra

Agha Aludra

  • WpView
    LECTURAS 1,923
  • WpVote
    Votos 124
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContenido adultoConcluida sáb, jun 20, 2020
"Kenapa lo narik gue?" tanya Dara masih dengan setia memandang kearah lain. "Enggak sengaja tapi tas gue." balas Agha mengambil tas dari tangan Dara kemudian memakainya "Kenapa ngga langsung narik tasnya?" kesal Dara. "Salah narik." "Lain kali mata dipake ya teman." Mereka dipertemukan dengan kepribadian yang berbeda. Katanya perbedaan itu akan memperindah kehidupan tetapi bagaimana dengan mereka, apakah perbedaan akan menyatukan mereka atau malah menjauhkan mereka?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Inside You
  • Queennara [ON GOING]
  • LENATHAN (hiatus)
  • The flower ✅
  • Askara Bradipta
  • FAKE BOYFRIEND [Completed]
  • Juan [REVISI]
  • Semesta dan Lukanya [TERBIT]
  • Family Line

"Coba Atha tebak, apa yang jauh di mata tapi dekat di hati?" "Usus." "ATHAA!" ___ Begitulah Atha di mata Netha. Serius, dingin dan kaku. Jika Netha selalu mengejar Atha, maka Atha selalu mengejar uang. Jika Netha selalu mencintai kehadiran Atha, maka Atha selalu mencintai pelajaran hitung-hitungan. Jika Netha selalu berambisi mengejar untuk mendapatkan Atha, maka Atha selalu berambisi untuk mengejar cita-citanya. Netha dan Atha. Keduanya bagaikan langit dan bumi, Yin dan Yang serta air dan api. Sedikitpun tak ada celah bagi Netha untuk mendapatkan Atha dalam hidupnya, Atha yang selalu melihat ke depan, Atha yang selalu bergerak maju tanpa memerhatikan sekelilingnya membuat Netha harus mengejar sosok itu dengan cepat. Hingga pada akhirnya Netha berhasil menghadang jalan Atha, gadis itu menjulurkan tangan agar dapat berjalan bersama-sama namun ditepis dengan cepat oleh Atha. "Lo tahu? Rasa lo itu cuma sekedar ambisi buat ngedapatin gue. Gue enggak mau buang-buang waktu buat ngeladenin orang kayak lo." -Atha Adithya- "Kamu selalu jalan ke depan, natap ke depan, buru-buru tanpa mencoba menikmati setiap momen di samping kamu. Memangnya di depan ada apaan sih?" -Netha Fanindita-

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido