ERINA
  • WpView
    Leituras 197
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, out 23, 2019
WpInfo
Não Ficção
Kisah nyata kehidupan gadis muda bernama Erina yang penuh dengan air mata. Erina tertatih berjuang keras meraih impiannya meski banyak batu kerikil menyandungnya.
Todos os Direitos Reservados
#483
harapan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Harmoni Ombak Dan Lensa [LENGKAP]
  • A life Still Same With You
  • cinta seorang pembalap
  • Hingga Takdir Menguatkanku
  • weeding flat
  • WELCOME TO MY LIFE
  • INGAT JANGAN MENYERAH!!!!
  • Cinta sang Malaikat
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • CINTA UNTUK SENJA

Aruna Elina, seorang gadis remaja berusia 17 tahun, selalu menemukan ketenangan di pantai-tempat ia merasa bebas dari bayang-bayang penyakit jantung bawaan yang selama ini membatasi langkahnya. Dengan kamera di tangannya, Aruna menangkap setiap momen: senja yang hangat, jejak ombak di pasir, dan burung camar yang terbang bebas. Bagi Aruna, setiap jepretan adalah cara untuk mengabadikan keindahan dunia yang mungkin tidak selamanya bisa ia nikmati. Suatu hari, di salah satu perjalanan ke pantai favoritnya, ia bertemu dengan Aksa, seorang pemuda pendiam yang gemar melukis pemandangan laut. Aksa, yang awalnya terlihat dingin dan misterius, perlahan mulai membuka diri kepada Aruna. Lewat percakapan mereka, Aksa mengungkapkan bahwa ia pernah kehilangan adiknya yang memiliki kondisi serupa dengan Aruna. Dalam waktu singkat, keduanya saling memahami dan menemukan kedamaian dalam kehadiran satu sama lain. Namun, kondisi Aruna semakin memburuk, dan harapan untuk menjalani operasi transplantasi jantung semakin kecil. Meskipun begitu, Aruna tidak ingin menyerah pada rasa takut. Bersama Aksa, ia membuat daftar impian sederhana yang ingin diwujudkan-dari menyaksikan matahari terbit di puncak bukit hingga menggelar pameran foto bertema "Hidup dari Mata Seorang Pengamat." Dalam perjuangannya, Aruna belajar bahwa hidup bukan tentang berapa lama kita memilikinya, tetapi bagaimana kita mengisinya. Di tengah senja terakhir yang ia abadikan, Aruna menemukan arti cinta, keindahan, dan keberanian yang lebih besar dari semua keterbatasannya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo