Can I Be Happy

Can I Be Happy

  • WpView
    Reads 210
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 27, 2019
Kisah lima sekawan yang abstrak nan kocag. Tetapi dibalik kekocakan yang mereka lakukan ada sebuah kisah yang menyedihkan didalam hidupnya masing-masing. Seperti kisah Hanifa Elfazaa Rafezya. Salah satu gadis yang menjadi ketua didalam lima sekawan itu. Terlalu banyak kesedihan yang ia dapatkan dari masa lalunya,hingga ia beranjak remaja ia masih belum bisa menemukan arti sebuah kebahagiaan yang sesungguhnya. Akankah ia bisa mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya suatu saat nanti?? Bisakah ia bahagia?? Gausah ribet-ribet,gausah panjang-panjang deksnya. Kuyy langsung baca==>:)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Please, Love Me (END)
  • Why Him? [COMPLETED✓]
  • BROKEN HEART [END]
  • Vericha Aflyn ✔️
  • SECERCAH ASA DIBALIK SUNSET
  • Harapan:)
  • Narasi patah hati
  • 𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
  • Diagnosis: Harapan [MS 1]
  • RAPUH

Sebum mau baca, cuma mau ngingetin di dalam terdapat banyak kejadian yang gak pantas untuk bocil di bawah 17 tahun yee kalau tetep baca gak papa itu hak sih tapi jangan sampai rugi in diri sendiri dan Nola oke CERITA INI DALAM TAHAP REVISI **** Hana rela menikah dengan lelaki yang ayahnya tentukan demi kesembuhan ibunya. Gadis berusia sembilan belas tahun yang baru saja lulus SMA beberapa hari lalu itu pasrah ketika ayahnya menikahkan dirinya demi kepentingan bisnis. Parahnya, suami Hana tidak pernah menyukai Hana dan selalu menyiksa Hana setiap kali lelaki itu kesal dan mengingat pernikahan mereka. Namun, demi ibunya Hana akan terus bersikap selayaknya istri yang baik untuk Askara walau tak pernah di pedulikan oleh lelaki itu. "Momy, Dady, tolong izinkan Hana untuk pergi, tolong, Hana sudah lelah" Selayaknya manusia biasa, Hana juga memiliki batas kesabaran dan dikala dia benar benar tak mampu bertahan lagi, bisakah semesta berpihak kepadanya? "Sesuatu yang sudah berada di tanganku tak bisa seenaknya pergi dariku, Hana. Terlebih kamu membawa semua bagian dari diriku, " Tapi, bagaimana jiga semua yang ternyata berbeda dari apa yang Hana pikirkan selama ini . "Di dunia ini, kita tidak bisa percaya hanya kerena seseorang itu bersikap baik pada kita."

More details
WpActionLinkContent Guidelines