Loved You

Loved You

  • WpView
    Reads 904
  • WpVote
    Votes 218
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 4, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang gadis dengan senyum manis dan juga ramah hanya kepada orang tertentu saja dia bersikap ramah kenyataannya dia gadis jutek yang berasal dari keluarga kaya raya bahkan bisnis keluarga nya sudah menyebar ke seluruh Asia. Yang mempunyai masa lalu kelam yang bahkan sampai saat ini masih dia ingat dan berharap seseorang itu kembali. Berjalannya waktu datanglah seseorang yang mengisi hari- harinya mengubah segalanya menjadi lebih berwarna. Tapi semuanya tak berjalan dengan semestinya, kembali nya seseorang dari masa lalu merubah segalanya dalam sekejap. Alangkah perjalanan si gadis dengan senyum manis itu akan berakhir dengan baik? ***** " Aku sadar seseorang yang ada dimasa lalu mu itu amat berharga, sedangkan aku hanya orang asing yang tiba-tiba masuk mengisi hari-harimu. Perjuangkan kebahagiaan mu walaupun kebahagiaan mu bukan denganku." " Aku gamau kamu ninggalin aku. Mana yang janji kamu bakal terus bahagia bareng aku nyatanya semua yang kamu omongin itu omong kosong Jun " " Maafin aku tapi aku cukup sadar diri saingan aku masa lalu mu. Masa lalu yang nggak akan pernah kamu lupakan bahkan sampai saat ini masih kamu nantikan kembalinya seseorang dari masa lalu itu . Aku pamit bahagia selalu gadis kesayangan Juna."
All Rights Reserved
#17
albert
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • A Love Left Unspoken
  • Ex or New? [REVISI]
  • ALEYA~~
  • Obsessed With Female Dancers -Orine [Revisi]
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • Dusk In Your Eyes
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • only he is the one i want [ lilynn ]

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines